pelantar.id – Badan Kepegawaian Nasional (BKN) akan menutup pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) hari ini, Senin (15/10). Bagi Anda yang ingin memasukkan lamaran, masih diberi kesempatan hingga pukul 23.59 WIB secara online di situs Sistem Seleksi CPNS Nasional 2018, sscn. bkn.go.id.

Dilansir dari akun Twitter BKN, @BKNgoid, layanan konsultasi atau helpdesk di situs SSCN ditutup. “Helpdesk online di web SSCN ditutup pada Minggu. 14/10/2018 pukul 23.59 WIB,” demikian tulis akun tersebut.

Jelang ditutupnya pendaftaran CPNS ini, BKN menyatakan bahwa pelamar yang sudah mendaftar di akun SSCN mencapai 4.349.780 orang. Dari jumlah itu, total pelamar yang sudah selesai mendaftar mencapai 3.213.015 orang.  Proses pendaftaran online ini sempat diperpanjang jadwal yang ditetapkan yakni 10 Oktober 2018.

Baca Juga :   Perjuangan Robby Tumewu Melawan Stroke Selesai

BKN beralasan, diperpanjangnya masa pendaftaran online CPNS disebabkan adanya pengaduan dan keluhan baik dari calon peserta maupun pemerintah daerah. Di antara keluhan yang masuk ke BKN adalah, terbatasnya jaringan internet di daerah. Kemudian, ada pula soal revisi formasi dan masalah kelengkapan administrasi calon pelamar yang butuh waktu cukup lama.

Baca Juga : 

Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Syafruddin mengatakan, formasi penerimaan CPNS tahun 2018 sangat besar. Terdapat 238.015 lowongan yang dibuka untuk berbagai instansi/kementerian. Hingga 15 Oktober kesempatan mendaftar masih terbuka lebar. Ia mengatakan, jumlah kebutuhan PNS secara nasional pada tahun ini mencapai 238.015. Ini terdiri dari 51.271 di pusat dan 186.744 untuk instansi daerah.

Baca Juga :   Lantamal IV Peringati Nuzulul Quran Bersama Anak Yatim

BKN memperkirakan jumlah pelamar akan melonjak drastis jika dibandingkan rekrutmen CPNS tahun 2017. Diperkirakan jumlah pelamar akan mencapai 6 juta lebih, hingga pendaftaran ditutup, Senin (15/10) tengah malam. Syafruddin mengingatkan masyarakat agar berhati-hati supaya tak tertipu saat mendaftar CPNS . Banyaknya formasi yang dibutuhkan dalam penerimaan CPNS tahun ini, dikhawatirkan pula akan dimanfaatkan oknum-oknum tak bertanggung jawab.

Syafrudin meminta agar masyarakat atau pelamar termasuk orangtua pelamar tidak mempercayai apabila ada orang maupun pihak-pihak tertentu yang menjanjikan dapat membantu kelulusan dalam setiap tahapan seleksi. Apalagi jika dengan keharusan menyediakan sejumlah uang atau imbalan lainnya.

“Waspadai setiap modus penipuan berkedok penerimaan CPNS, jangan mudah terkecoh. Tidak ada orang yang bisa membantu meluluskan CPNS,” tegasnya saat berkunjung ke Batam, beberapa waktu lalu.

Baca Juga :   Kepala Syahbandar di Batam Terjaring OTT, Terima Suap Rp130 Juta

 

Editor : Yuri B Trisna