pelantar.id – Vivo Indonesia menggebrak pasar smartphone Tanah Air dengan seri teranyarnya, V11 Pro. Produk vendor asal Negeri Tirai Bambu tersebut digadang-gadang sebagai jawaban untuk tantangan inovasi terkini.

V11 Pro mengusung teknologi Screen Touch ID atau pemindai sidik jari di dalam layar sebagai andalannya, dan diklaim sebagai yang pertama di Indonesia. Sesi peluncuran V11 Pro di Indonesia dijadwalkan berlangsung siang ini, Rabu (12/9) di The Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta.

Fitur under-display fingerprint scanner yang dimiliki V11 Pro, memang diprediksi akan menjadi tren global hingga beberapa tahun mendatang. Bekerja sama dengan Synaptics dalam pengembangannya, teknologi ini pun mulai dirintis Vivo sejak awal 2017.

Kini, teknologi berbasis sensor pemindai cahaya yang ditanamkan pada layar ini mulai berkembang pesat dengan semakin banyaknya produsen yang menggunakannya untuk layar AMOLED (Active-Matrix Organic Light-Emitting Diode).

Dengan mengintegrasikan Screen Touch ID, V11 Pro juga memaksimalkan fitur layar Ultra All Screen dengan ukuran bezel samping yang semakin tipis dan bentang layar lebih besar. Layar V11 Pro mencapai aspek rasio lebih dari 19:9. Ukuran layar yang semakin luas secara otomatis akan memberi kenyamanan pada mata pengguna untuk merasakan pengalaman mobile streaming, gaming, fotografi, dan lainnya.

Vivo V11 Pro
Foto: Vivo

Mengusung tagline Perfect Shot, Perfect Moment, Vivo juga membekali V11 Pro dengan AI Selfie Camera dan Dual Rear Camera berbasis AI. Kedua kamera berteknologi AI tersebut tentu bisa digunakan untuk mengabadikan berbagai momen dengan hasil yang semakin sempurna.

Tampilan fisik smartphone terbaik 2018 ini juga terlihat apik dengan lengkungan bodi 3D yang ergonomis saat digenggam tangan. Vivo V11 Pro menghadirkan pilihan warna baru, yakni Nebula Purple dan Starry Black. Kedua pilihan warna ini menjadikan V11 Pro terlihat elegan namun tetap kontemporer untuk berbagai kalangan konsumen, khususnya konsumen berjiwa muda yang mempertimbangkan warna dalam memilih smartphone mereka.

Bagi yang tertarik memilikinya, Vivo telah membuka Early Pre-Order Voucher di e-commerce Shopee, JD.ID, dan Akulaku sejak 5 September 2018. Voucher tersebut dapat ditukar dengan cashback saat pre-order yang dibuka per momen peluncuran V11 Pro.

Pertama di Indonesia
General Manager for Brand and Activation Vivo Indonesia, Edy Kusuma mengatakan, V11 Pro akan menjadi salah satu milestone teknologi dan fitur inovatif Vivo, yang dihadirkan untuk terus memenuhi kebutuhan konsumen global, termasuk Indonesia sebagai salah satu market penting Vivo saat ini.

Vivo V11 Pro dengan teknologi pemindai sidik jari.
Foto: Vivo

Teknologi Screen Touch ID yang dibenamkan Vivo pada V11 Pro menjadi salah satu inovasinya di Indonesia. Dengan penambahan fitur ini, V11 Pro akan menjadi smartphone pertama di Indonesia yang memiliki teknologi pemindai sidik jari di layar.

“Kami bangga dapat mempelopori hadirnya teknologi pemindai sidik jari di dalam layar pertama kalinya di Indonesia melalui V11 Pro. Kami berharap teknologi ini akan menjadi tren industri smartphone Tanah Air,” kata Edy.

Keberadaan teknologi rintisan Screen Touch ID sendiri telah dipamerkan Vivo pada gelaran Mobile World Congress 2017 di Shanghai, China. Teknologi Screen Touch ID yang digunakan di V11 Pro merupakan pengembangan teknologi In-Display Fingerprint generasi ke-4 yang dikatakan bakal membuat nyaman dan aman digunakan oleh konsumen.

Generasi pertama teknologi pemindai sidik jari bawah layar digunakan pada seri X20 UD yang hanya dipasarkan di China. Seri kelanjutannya, X21 yang mulai dipasarkan secara global menggunakan teknologi In-Display generasi kedua yang disusul dengan generasi ketiga melalui seri Vivo NEX.

Salah satu kelebihan dari integrasi Screen Touch ID adalah ukuran layar V11 Pro yang semakin lega plus bezel yang menipis. Selain mengusung Screen Touch ID, smartphone kamera terbaik 2018 ini juga dibekali dengan sejumlah fitur unggulan antara lain AI Camera, 6 GB RAM/64 GB ROM, serta teknologi Fast Charging. V11 Pro juga mengusung layar Ultra All Screen atau bezel-less untuk pengalaman mobile semakin sinematik. Selain itu agar tampil stylish terdapat pilihan warna Nebula Purple dan Starry Black.

Berdasarkan laporan dari HIS Markit berjudul Display Fingerprint Technology & Market Report-2018, produksi smartphone yang menggunakan sensor Under-Display Fingerprint diperkirakan akan mencapai sekitar 9 juta unit hingga akhir 2018. Lalu, diperkirakan pada 2019 angkanya akan meningkat drastis menjadi 100 juta unit di seluruh dunia.

Hal tersebut tentu saja menunjukkan bahwa prediksi teknologi pemindai sidik jari di dalam layar akan menjadi sebuah standar baru dalam industri smartphone global.

Editor : Yuri B Trisna
Sumber: Detik.com