259 Atlet Cheer Jabar Berebut Tiket Kejurnas 2026, Dukungan Supporter Bikin Arcamanik Memanas

Persaingan menuju Kejurnas Cheer 2026 mulai terasa dari Bandung. Sebanyak 259 atlet dari 11 tim turun dalam Indonesian Cheer Association West Java Regional Championship 2026 di GOR Laga Tangkas, Sport Jabar Arcamanik, Kota Bandung, dan ajang ini langsung menyedot perhatian besar dari publik Jawa Barat.

Atmosfernya dibuat makin hidup oleh lebih dari 1000 supporter yang datang dari berbagai daerah di Jawa Barat. Dukungan penonton itu membuat kejuaraan daerah ini tidak sekadar jadi pertandingan antar klub, tetapi juga jadi ruang unjuk kemampuan bagi pembinaan cheer yang terus berkembang di provinsi ini.

Di atas arena, para atlet tampil dalam berbagai kategori dengan penekanan pada kekuatan, teknik, kreativitas, dan kekompakan tim. Semua elemen itu menjadi ukuran penting karena kejuaraan ini memang dipakai sebagai bagian dari proses pembinaan berkelanjutan agar lahir atlet cheer yang lebih kompetitif dan berprestasi.

Jalur ke level nasional

Bagi peserta, kejuaraan di Bandung punya arti lebih dari sekadar perebutan prestasi regional. Ajang ini juga menjadi pintu menuju Kejuaraan Nasional Cheer 2026 yang akan digelar di Jakarta pada 4–5 Juli 2026.

Di level nasional nanti, atlet terbaik dari berbagai daerah di Indonesia akan bertemu dalam persaingan yang lebih ketat. Karena itu, kompetisi daerah seperti yang berlangsung di Arcamanik dianggap penting untuk menjaga alur pembinaan sekaligus menguji kesiapan atlet sebelum naik ke panggung yang lebih besar.

Ketua Pelaksana Muhammad Rizki Firdaus Muslim menilai ajang ini memberi ruang bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengasah mental bertanding. Panitia juga melihat kejuaraan rutin sebagai sarana yang membantu memperkuat kolaborasi antar klub dan komunitas cheer di Jawa Barat.

Dukungan organisasi terlihat kuat

Sejumlah tokoh juga hadir memantau jalannya kegiatan, termasuk Ketua KORMI Kota Bandung Hilman Majid, Ketua Umum Indonesian Cheer Association Dian Anggraini, dan Ketua ICA Jawa Barat Helmi Kurniawan. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa perkembangan cheer di daerah mendapat perhatian dari berbagai unsur organisasi.

Dian Anggraini menegaskan bahwa kejuaraan daerah punya peran penting dalam pembinaan atlet dan pengembangan ekosistem cheer di Indonesia. Ia juga menyebut dukungan dari berbagai pihak membuat peluang atlet ICA untuk berkembang dan berprestasi semakin besar.

ICA sendiri memiliki posisi yang kuat dalam organisasi olahraga, baik di tingkat nasional maupun internasional. ICA telah diakui sebagai anggota KORMI sejak 2008 dan menjadi anggota International Cheer Union sejak 2009, lalu resmi bergabung sebagai anggota Komite Olimpiade Indonesia pada 9 Mei 2026.

Dengan peserta yang banyak, penonton yang membludak, dan jalur kompetisi yang berlanjut ke Kejurnas 2026, kejuaraan di Arcamanik menunjukkan arah pertumbuhan cheer di Jawa Barat. Dari sini, para atlet punya peluang untuk membawa nama daerah ke level yang lebih tinggi, termasuk saat bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Source: rm.id
Exit mobile version