pelantar.id – Hari Raya Idul Adha identik dengan makanan berbahan daging kambing. Salah satunya yang paling sering dibuat adalah sate. Sate memang disukai oleh hampir semua kalangan masyarakat di Indonesia. Apalagi jika menikmatinya ramai-ramai, bersama keluarga, teman kerja maupun para tetangga di sekitar tempat tinggal.

Namun, jika kita tak pandai mengolahnya, sate daging kambing yang dibuat justru menjadi tak enak; alot dan berbau amis. Jadi, bagaimana caranya mengolah daging kambing agar menjadi empuk dan bebas amis saat dibuat sate? Berikut beberapa tips yang bisa dicoba:

1. Pilih Daging yang Tepat
Untuk membuat sate, daging yang dipilih bisa bagian paha belakang, punggung dan has dalam. Ketiga bagian itu merupakan bagian terempuk, sehingga gampang diolah. Agar lebih empuk lagi dan mudah diolah, gunakan nanas dan daun pepaya.

Baca Juga :   Aset Senilai Rp196 Miliar Milik BP Akan Dihibahkan ke Pemko

2. Hindari Mencuci Daging
Salah satu rahasia mengapa daging kambing tidak berbau amis adalah, jangan menyiram atau mencucinya. Sebaiknya, daging yang baru diterima dari panitia kurban, langsung saja diolah.

Jika daging itu masih tampak kotor oleh kotoran kambing, kita cukup membersihkannya dengan mengusapnya dengan daun pepaya. Cara ini dapat membuat daging kambing empuk dan bebas bau. Setelah itu, potong daging dengan ukuran sesuai selera untuk dijadikan sate.

Foto ilustrasi, bumbu untuk menyamarkan bau pada daging kambing

3. Pakai Bumbu Berbau Tajam
Tips lain agar daging kambing tidak bauk, kita bisa menggunakan bumbu dengan aroma khas seperti bawang putih, bawang merah, daun jeruk, dan ketumbar. Cukup rendam saja daging kambing dalam bumbu tersebut. Dengan demikian, aroma bumbu akan menyamarkan bau khas kambing.

Baca Juga :   Putri Amien Rais Dibawa ke Sidang Kode Etik Dokter Gigi

4. Bakar dengan Api Sedang
Setelah daging siap dipotong dan disusun dalam tusuk sate, bakarlah dengan menggunakan api sedang saja. Hindari api menyala besar, karena akan membuat daging gosong dan tidak matang merata hingga ke bagian dalam.

 

Reporter : Dewi Larasati Putri
Dari berbagai sumber