pelantar.id – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memprioritaskan 5 anggaran untuk pembangunan tahun 2019. Lima prioritas itu disampaikan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Kepri, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Kamis (22/11/18).

Nurdin menyebutkan, lima prioritas dalam penggunaan anggaran itu adalah, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pengembangan ekonomi kerakyatan, dan pengembangan pusat kebudayaan Melayu.

Dua prioritas anggaran lain adalah untuk pengembangan infrastrukur wilayah, dan dan pengembangan tata kelola pemerintahan yang akuntabel.

“Kelima prioritas tersebut dijadikan acuan dalam penyusunan berbagai program dan kegiatan di tahun 2019. Diharapkan, dapat berfungsi sebagai instrumen untuk pencapaian sasaran dari masing-masing prioritas tersebut,” ujar Nurdin dikutip laman resmi Pemprov Kepri, Jumat (23/11/18).

Baca Juga :   TNI-Polri Adu Jago Nyanyi di Polres Karimun Idol

Di paripurna itu, Pemprov Kepri juga menyampaikan tema pembangunan untuk 2019 yakni, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan ekonomi, keberlanjutan infrastruktur serta pengembangan pusat kebudayaan Melayu. Menurut Nurdin, selain kelima prioritas anggaran itu, penyusunan APBD Kepri 2019 juga telah mempertimbangkan kewajiban-kewajiban yang sudah digariskan oleh pemerintah pusat.

Begitu juga dengan kebutuhan lain yang mengikat dan mendesak yang harus dilaksanakan pemerintah daerah, maupun menampung penyesuaian pendapatan dan pembiayaan pada APBD Kepri 2019. Pada paripurna sehari sebelumnya Pemprov dan DPRD Kepri sepakat struktur APBD Kepri 2019 sebesar Rp3,659 triliun.

Baca Juga : 

APBD Kepri Disepakati Rp3,659 Triliun

Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak mengatakan, APBD merupakan dasar bagi pengelolaan keuangan daerah. Karena itu, pemerintah daerah perlu menjelaskan dan memberikan rancangan yang akan digunakan bagi pelaksanaan di tahun anggaran tersebut.

Baca Juga :   Genjot Pendapatan, Kepri Turunkan Pajak Mobil Tua

“Pengelolaan anggaran tersebut secara umum telah dijabarkan pada penandatanganan nota kesepahaman KUA/PPAs APBD Kepri 2019. Dan telah tergambar secara komperhensif dengan pagu anggaran sebesar Rp3.659 triliun atau meningkat sekitar 13 persen dari APBD sebelumnya,” kata dia.

Jumaga berharap, dengan meningkatnya pagu anggaran untuk 2019, Pemprov Kepri dapat meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

 

Editor : Yuri B Trisna