Pelantar.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam terus mensosialisasikan gerakan sadar pilah sampah. DLH bersama PT Asia Paperindo Perkasa (Sinar Mas Group) juga memberikan 50 unit Tong Sampah kepada Unit Bank Sampah Duta Sejahtera di Perumahan Taman Duta Indah, Sabtu (11/12/2021).

Kepala DLH Kota Batam, Herman Rozie, mengatakan, sejak pelaksanaan sosialisasi pilah sampah yang dicanangkan Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina, beberapa waktu lalu, antusias masyarakat Kota Batam untuk menggairahkan keberadaaan Bank Sampah semakin meningkat.

“Ini dapat dilihat dari berdirinya beberapa Unit Bank Sampah baru dibawah binaan DLH Kota Batam,” ucapnya.

Ia menyebutkan bantuan seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat serta memotivasi masyarakat untuk memilah sampah dari rumah masing-masing dan tentunya sampah yang dipilah akan bernilai ekonomis.

Baca Juga :   199 Jamaah Haji Tiba di Karimun

“Harapan kami juga semakin banyak perusahaan peduli kepada unit-unit bank sampah seperti yang dilakukan oleh PT Asia Paperindo Perkasa ini,” ucap dia.

HRD PT Asia Paperindo Perkasa, Ridwan Pasaribu, menyampaikan, pihaknya memberikan dukungan terkait program kebersihan melalui gerakan pilah sampah di Batam.

“Sebagai dukungan perusahaan pada unit-unit usaha mikro di Kota Batam dalam upaya pengelolaan sampah domestik dengan konsep 3R (Reuse, Reduce, dan Recycle),” ungkap dia.

Pada 2018 lalu, Bank Sampah memberikan kontribusi terhadap pengurangan sampah nasional sebesar 1,7% (1.389.522 ton/tahun) dengan pendapatan rata-rata sebesar Rp. 1.484.669.825 per tahun. Keuntungan ekonomi sirkular tersebut diperoleh Partisipasi aktif masyarakat dalam memilah dan mengolah sampah pada sumbernya menjadi kunci keberhasilan manajemen Bank Sampah.

Baca Juga :   Wali Kota Batam Berharap Covid-19 Selesai Akhir 2021

“Untuk itu kami memandang hal ini sesuatu yang positif dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi mikro Kota Batam khususnya. Kami selalu siap mendukung kegiatan ini sebagai role model buat ruang lingkup masyarakat, terutama lingkungan RTRW Kota Batam,” papar Ridwan.