Pelantar.id – Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD) Kota Batam menandatangani Dokumen Ranperwako Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) 7 Wilayah Perencanaan yakni Nongsa, Batam Kota, Bengkong, Batu Ampar, Lubuk Baja, Sekupang dan Batu Aji Tahun 2021-2041.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid, mengatakan, dokumen tersebut akan digunakan sebagai salah satu persyaratan pengajuan Persetujuan Substansi atas RDTR tersebut kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Pertemuan saat ini dalam rangka mempersiapkan RDTR Batam selama 20 tahun ke depan. Berkolaborasi dengan BPN maupun BP Batam,” ujarnya, Senin (13/9/2021).

Kata dia, persetujuan substansi merupakan persetujuan yang diberikan oleh Menteri ATR/BPN sebagai penyelenggara urusan pemerintahan bidang penataan ruang.

Baca Juga :   JK: Dualisme Dihapus Agar Batam Efisien

Kemudian yang menyatakan bahwa materi rancangan peraturan daerah/peraturan kepala daerah tentang rencana tata ruang telah mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan bidang penataan ruang, kebijakan nasional, dan mengacu pada rencana tata ruang secara hierarki.

“Kota Batam merupakan salah satu daerah dari 57 kabupaten/kota di Indonesia yang digesa oleh pemerintah pusat untuk penyelesaian peraturan kepala daerah tentang RDTR,” katanya.

Karena lanjutnya, Kota Batam merupakan daerah industri dan investasi yanng memiliki andil bagi perekonomian.

Kata dia, dengan adanya, RDTR Online Single Submission (OSS) nantinya bisa membantu realisasi investasi karena dapat mempersingkat waktu izin pemanfaatan lahan.

Kepala BPN Batam Makmur A Siboro, mengatakan, penandatanganan Ranperwako periode 2021- 2041 ini merupakan tonggak sejarah, guna meletakkan dasar-dasar untuk pemanfaatan ruang yang berkeadilan melalui perencanaan yang cukup matang untuk kedepan.

Baca Juga :   Tiga Anggota DPR Mangkir, Sidang Gugatan Hutan Lindung di Karimun Ditunda Lagi

“Semoga dengan tersusunnya perwako ini menjadikan pembangunan di kota Batam lebih terencana dengan baik sesuai dengan arah pembangunan,” ujarnya.