pelantar.id – Peringatan hari ulang tahun (HUT) Kota Batam ke-189, Selasa (18/12/18) akan diisi dengan sejumlah acara. Untuk menyemarakkan suasana, pemerintah juga menyiapkan 189 stand makanan yang bisa dinikmati secara gratis oleh masyarakat.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengundang seluruh masyarakat Batam untuk datang beramai-ramai merayakan Hari Jadi Batam ke lokasi acara di Dataran Engku Putri, Batam Center.

“Hari Jadi Batam ini bukan hanya milik Pemko Batam, tapi milik semua masyarakat Batam. Mari kita bersama-sama merayakannya,” kata Rudi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (16/12/18).

Rudi mengatakan, tahun ini, panitia Hari Jadi Batam ke-189 sudah menyiapkan berbagai kegiatan. Rangkaian acara diawali dengan ziarah ke makam zuriat Nong Isa di Kecamatan Nongsa, Jumat (14/12/18) lalu.

Baca Juga :   Tiga Warga Negara Asing Asal Inggris dan Belgia, Positif Covid-19 di Batam

Ziarah ke makam zuriat Nong Isa itu merupakan kegiatan rutin tahunan setiap peringatan Hari Jadi Batam. Ziarah itu untuk mengingat sekaligus menjadi bahan renungan tentang perjalanan panjang yang sudah dilalui Kota Batam dengan segala dinamikanya.

“Sekali lagi, kami mengundang seluruh masyarakat Batam untuk datang pada hari Selasa tanggal 18 Desember di Engku Putri. Semua makanan di stand itu gratis. Selain itu, juga ada hiburan dari artis ibu kota dan juga Malaysia,” ujarnya.

Rangkaian acara Hari Jadi Kota Batam ke-189

Panitia Hari Jadi Batam ke-189, Rudy Panjaitan menambahkan, pada hari Selasa (18/12/18) nanti, ada 189 stand makanan yang sudah siap melayani masyarakat. Setiap stand, akan menyediakan sedikitnya 100 porsi makanan.

Baca Juga :   Keterbatasan Bahan Bakar, PLN Batam Akan Lakukan Pemadaman Bergilir

Stand makanan akan mulai dibuka setelah upacara peringatan Hari Jadi Batam, yang dilanjutkan dengan penyerahan Anugerah Batam Madani. Penghargaan itu akan diberikan kepada puluhan tokoh yang dianggap memberi kontribusi bagi pembangunan Batam.

Rudy mengatakan, ratusan stand makanan tersebut diisi oleh pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dari 9 kecamatan di Batam. Ia mengimbau masyarakat nantinya bisa berlaku tertib selama menikmati sajian kuliner yang disiapkan.

“Tidak perlu berebut, tidak perlu berdesak-desakan. Kami berharap kita semua bisa tertib, dan membangun budaya antre saat ingin mengambil makanan di masing-masing stand,” kata Rudy yang juga Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setdako Batam ini.

*****

Yuri B Trisna

Baca Juga :   Bakamla Bagikan Sembako, Masker dan Vitamin Kepada Nelayan di Batam