Adora Bawa Baterai Tukar, Fox Air Tetap Unggul Jarak Tempuh di Kelas Rp15 Jutaan

Di rentang harga Rp15 jutaan sampai Rp24 jutaan, motor listrik sudah tidak lagi sekadar soal murah. Pembeli sekarang juga menimbang jarak tempuh, tenaga, fitur keamanan, sampai cara isi baterai yang paling praktis.

Dari sejumlah model yang tersedia, dua nama paling menonjol adalah Polytron Fox Air dan Indomobil Adora. Keduanya sama-sama membawa tawaran yang kuat, tetapi lewat cara yang sangat berbeda.

Pilihan yang mengejar jarak jauh

Polytron Fox Air menjadi salah satu model yang paling mencuri perhatian di kelas awal Rp15 jutaan. Motor listrik buatan lokal ini dibekali motor 3.000 watt, kecepatan maksimum 90 km/jam, dan baterai lithium 3,7 kWh.

Daya tarik utamanya ada pada klaim jarak tempuh yang mencapai 130 km dalam sekali pengisian. Dengan bekal seperti itu, Fox Air terlihat cocok untuk pengguna yang membutuhkan motor listrik harian dengan jangkauan lebih panjang.

Selain soal daya jelajah, Fox Air juga membawa fitur keyless dan aplikasi terintegrasi. Lewat aplikasi itu, pengguna dapat memantau status kendaraan secara real-time.

Model lain di kelas terjangkau

Di sisi lain, Uwinfly M100 hadir dengan pendekatan yang lebih sederhana. Skuter listrik ini memakai motor 2.000 watt dan memiliki jarak tempuh sekitar 60 sampai 80 km, sehingga lebih pas untuk mobilitas jarak pendek di area urban.

Harga mulai Rp15 jutaan membuat Uwinfly M100 jadi salah satu pintu masuk termudah ke segmen motor listrik harian. Karakternya jelas mengarah ke pengguna yang mencari kendaraan praktis tanpa banyak kompleksitas.

Yadea Velox masuk sebagai pilihan yang bermain di area tengah. Motor ini disebut punya daya jelajah 100 km dengan baterai Graphene 72V 38Ah dan fitur pengisian cepat.

Dengan harga mulai Rp17 jutaan, Velox juga membawa desain elegan dan ban berukuran besar. Kombinasi itu memberi nilai tambah bagi konsumen yang menginginkan keseimbangan antara jarak tempuh dan kenyamanan berkendara.

Fitur yang ikut naik kelas

Yadea T9 menawarkan paket yang berbeda lagi di kelas motor listrik efisien. Model ini memakai tenaga 2.000 watt, mampu melaju hingga 60 km/jam, dan dilengkapi pengereman regeneratif untuk membantu efisiensi daya.

Harga Yadea T9 mulai Rp19 jutaan. Di samping desain yang ramping dan futuristik, motor ini juga dibekali fitur anti-maling serta indikator baterai real-time.

Adora mengandalkan baterai tukar

Indomobil Adora datang dengan keunggulan yang tidak dimiliki semua model di daftar ini. Motor listrik ini memakai baterai lithium swapable, sehingga pengguna bisa menukar baterai di stasiun yang tersedia tanpa harus menunggu proses pengisian ulang.

Konsep itu jelas menguntungkan pengguna dengan mobilitas padat. Buat mereka yang ingin hemat waktu, sistem tukar baterai memberi solusi yang jauh lebih praktis.

Dari sisi spesifikasi, Adora membawa tenaga 3.000 watt dan kecepatan maksimum 90 km/jam. Jarak tempuhnya disebut mencapai 100 km, jadi masih cukup kompetitif untuk kebutuhan komuter harian maupun perjalanan menengah.

Adora juga tampil lebih premium lewat bodi ramping. Motor ini membawa suspensi teleskopik, rem cakram ganda, serta dukungan purna jual dari jaringan Indomobil Group.

Harga Adora memang paling tinggi di daftar ini, yakni mulai Rp24 jutaan. Namun, daya tarik utamanya justru ada pada ekosistem swap battery dan rasa aman dari layanan purnajual.

Pergerakan model-model ini memperlihatkan bahwa motor listrik murah sudah punya karakter yang makin beragam. Ada yang unggul di jarak tempuh, ada yang menonjol lewat fitur, dan ada pula yang menang karena kemudahan pengisian baterai.

Baca Juga

Back to top button