pelantar.id – Perkembangan psikologis anak sangat dipengaruhi oleh pola asuh yang diterapkan orangtua. Pola asuh itu juga akan mempengaruhi sikap dan perilakunya ketika dewasa.

Lalu, seperti apa pola asuh yang tepat agar anak memiliki rasa percaya diri?
Percaya diri bukan hanya bagaimana mereka mampu mengatasi rasa malu saat tampil di hadapan publik, tapi juga bagaimana mereka yakin akan keputusan yang mereka ambil.   

Dokter spesialis perkembangan anak di India, Vibha Krishnamurthy mengatakan, agar anak dapat bertahan hidup dan berkembang dengan baik, mereka membutuhkan nutrisi yang baik, lingkungan yang aman, serta pola asuhyang responsif.

“Pengasuhan yang responsif tidak lain adalah pengasuhan interaktif. Ini dilakukan dengan mengamati anak Anda dan menanggapi kebutuhan mereka,” kata Vibha.

Baca Juga :   BICC 2018 Bertema Suku Laut, Agrokultur dan Recycle

Ia mencontohkan, daripada memberikan  game atau video agar anak mau makan, akan lebih baik orangtua menunggu tanda-tanda ia lapar. 

Pola Asuh Responsif

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mendefenisikan pengasuhan responsif merupakan interaksi orangtua atau pengasuh yang cepat dan tepat. Pola asuh ini memiliki manfaat luas untuk anak, dari perkembangan kognitif dan psiko-sosial yang lebih baik hingga perlindungan dari penyakit dan kematian.

Pola asuh yang responsif memungkinkan perkembangan sosial emosional dan membantu mereka menjadi percaya diri, mandiri, dan jadi pemecah masalah.

“Penting bagi orangtua untuk mempersiapkan anak mereka menghadapi kegagalan. Alih-alih bergegas memperbaiki masalah mereka, akui situasinya dan biarkan anak Anda meresponsnya,” kata Vibha.

Ilustrasi, orangtua mengasuh anak

Jika terus membantunya mencarikan solusi, lanjut Vibha, orangtua tidak memberikan kesempatan kepada anak untuk menemukan sendiri solusi dari masalah yang ia hadapi.

Baca Juga :   Mengenal Gravel Bike, Sepeda untuk Medan Berkerikil

Anak-anak memiliki berbagai emosi sepanjang hari. Dan, tak selamanya orangtua harus terlibat dalam urusan mereka.

Orangtua juga mungkin tidak bisa menjadi orangtua yang responsif sepanjang waktu, tetapi cobalah untuk menyesuaikan kebutuhan dan emosi mereka.  

Menurut Vibha, menerapkan pola pengasuhan responsif akan membantu anak memahami dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya. Berbicaralah dengan mereka seperti Anda ingin mereka (dan orang lain) berbicara kepada Anda.

Ini akan membantu mereka mengekspresikan emosi dengan cara yang aman, juga mengajarkan mereka bagaimana memperlakukan orang lain dengan hormat. Ini juga membuat mereka menjadi komunikator yang lebih baik.

*****