AI Turun Tangan Di BlueCore Hybrid Changan, Sekali Isi Bisa Jalan 1.500 Km

Di ajang Beijing Auto Show atau Auto China 2026, Changan tidak hanya membawa model baru, tetapi juga menampilkan arah pengembangan hybrid yang makin serius. Sorotan utamanya datang dari teknologi BlueCore Hybrid yang langsung dipasang pada sedan Eado generasi keempat dan SUV CS75 Plus.

Teknologi itu menarik perhatian karena diklaim mampu membuat mobil menempuh jarak hingga 1.500 kilometer dalam sekali isi penuh. Di balik angka itu, Changan mengandalkan kombinasi mesin efisien, sistem listrik berdaya tinggi, dan kendali berbasis AI.

Hybrid yang didorong kecerdasan buatan

BlueCore Hybrid disusun di atas arsitektur iDE-H atau intelligent Deep Electrified Hybrid. Sistem ini dikembangkan selama enam tahun dan memadukan mesin konvensional dengan elektrifikasi yang dikendalikan kecerdasan buatan.

Zhao Fei, General Manager Changan Group, menyebut pendekatan tersebut membuka arah baru bagi strategi hibrida perusahaan. Ia juga menekankan bahwa sistem ini menyatukan kekuatan mesin dan elektrifikasi dengan dukungan sistem cerdas.

Changan mengklaim sudah mengantongi sekitar 1.500 paten untuk teknologi inti yang menjadi dasar pengembangan sistem ini. Klaim itu menunjukkan bahwa perusahaan ingin menjaga kendali atas komponen penting di lini produk hibrida mereka.

Mesin efisien dan pengaturan energi otomatis

Dalam BlueCore Hybrid, Changan memakai mesin injeksi langsung bertekanan tinggi 500 bar. Mesin tersebut dipasangkan dengan tiga sistem listrik efisiensi tinggi untuk menjaga performa sekaligus menekan konsumsi energi.

Ada juga teknologi kontrol AI berbasis cloud yang bertugas mengatur distribusi tenaga secara otomatis. Fungsinya adalah membantu penggunaan bahan bakar agar lebih hemat dalam berbagai kondisi berkendara.

Data pengujian media menunjukkan Changan Eado generasi keempat mencatat konsumsi bahan bakar minimum 1,6 liter per 100 kilometer. Untuk pemakaian harian rata-rata, konsumsi bahan bakarnya berada di kisaran 3,87 liter per 100 kilometer.

Dengan efisiensi tersebut, Changan mengklaim mobil bisa menempuh jarak total hingga 1.500 kilometer saat tangki terisi penuh. Angka ini menjadi salah satu daya tarik utama yang ditonjolkan saat teknologi itu diperkenalkan ke publik.

Uji ketahanan dijalankan sebelum tampil ke publik

Sebelum dipamerkan, BlueCore Hybrid lebih dulu menjalani pengujian panjang. Changan menyebut sistem ini telah melewati 20.000 jam pengujian di bangku uji dan uji jalan sejauh 2 juta kilometer di berbagai medan.

Perusahaan juga melakukan pengujian keamanan pada kondisi ekstrem untuk menilai reliabilitas teknologi tersebut. Salah satu simulasi yang disebut adalah peledakan ban pada kecepatan tinggi hingga 225 kilometer per jam.

Rangkaian pengujian itu menunjukkan bahwa Changan tidak hanya menonjolkan efisiensi, tetapi juga ketahanan dan keamanan. Di tengah persaingan kendaraan elektrifikasi yang makin ketat, kedua aspek itu jadi bagian penting dari nilai jual sebuah teknologi hybrid.

Dipakai pada Eado dan CS75 Plus

Penerapan BlueCore Hybrid pada dua model baru memperlihatkan bagaimana Changan mulai memperluas penggunaan teknologi ini ke lini andalan. Sedan Eado generasi keempat dan SUV CS75 Plus menjadi model pertama yang membawa sistem tersebut.

Langkah ini menegaskan fokus Changan pada kendaraan hibrida untuk pasar global. Kehadirannya di Beijing Auto Show 2026 juga memperlihatkan bahwa teknologi hybrid masih mendapat porsi besar dalam strategi elektrifikasi perusahaan.

Dengan kombinasi mesin efisien, kontrol AI, dan klaim jarak tempuh hingga 1.500 kilometer, Changan tampak ingin memperkuat posisinya sebagai pemain serius di segmen hybrid global.

Exit mobile version