pelantar.id – Liverpool membuat kejutan saat merekrut pelatih khusus lemparan ke dalam, Thomas Gronnemark di awal musim ini. Langkah ekstrem tersebut dianggap aneh, mengingat lemparan ke dalam sering dipandang remeh.

Namun, Danny Higginbotham justru berpikir l sebaliknya. a Menurutnya, latihan tambahan lemparan ke dalam yang dikombinasikan dengan tekanan tinggi dalam permainan Liverpool bisa sangat membantu baik secara defensif maupun ofensif. DIa pun memuji kejeniusan Liverpool membaca peluang tersebut.

Menurut Higginbotham, meski sering diremehkan, lemparan ke dalam sebenarnya sangatlah penting. Liverpool selalu berusaha menekan lawan sejak wilayah bermainnya sendiri, dan lemparan ke dalam akan membantu mereka melakukannya.

Higginbotham menilai tim-tim lawan akan mulai berhati-hati memberi Liverpool lemparan ke dalam. 
Menurutnya, saat pemain Liverpool menekan dan mengejar bola, tim lawan harus berusaha tidak membuang bola ke luar lapangan, sebab hal itu akan memberi Liverpool kesempatan melalui lemparan ke dalam.

“Apa yang akan anda lihat sekarang adalah tim-tim lawan akan sedikit khawatir dan berpikir ‘oke, apa yang akan kita perbuat? Apakah kita akan terus membuang bola?’,” ujar Higginbotham dikutip skysports, kemarin.

James Milner melakukan lemparan bola ke dalam dalam satu laga Liverpool di Liga Inggris.
Foto: net

Menurut dia, jika Liverpool terus menguasai bola dan kemampuan lemparan mereka berkembang maka itu akan jadi masalah besar untuk lawan.

“Kita bicara soal kondisi tertekan dan karena Liverpool menekan lawan sangat tinggi maka tak ada waktu dan ruang bagi pemain lawan di daerah bermainnya sendiri,” katanya.

Sederhananya, Higginbotham menilai lawan Liverpool menghadapi dilema yang tak mudah. Yakni tak bisa menguasai bola lama-lama karena tertekan dan tak bisa membuang bola sekenanya karena ancaman lemparan ke dalam Liverpool.

Jadi jika anda melihat opsi yang ada, apakah anda akan membuang bola jauh ke pemain depan yang mungkin terisolasi? Anda memang bisa membuangnya untuk lemparan ke dalam, hal itu memberi anda waktu untuk kembali membentuk formasi.

Namun tiba-tiba Liverpool melatih lemparan ke dalam mereka dan banyak hal mulai menguntungkan mereka serta mereka mulai membuat peluang. Lalu anda mulai berpikir bahwa anda tak ingin membuang bola untuk lemparan ke dalam.

Editor : Yuri B Trisna
Sumber : Bola.net