Pelantar.id – Pemko Batam memusatkan lokasi isolasi mandiri bagi warga Kota Batam yang diketahui masuk dalam kategori Orang Tanpa Gejala (OTG) di Asrama Haji.

“Keputusan ini sudah ditetapkan Pak Wali (Wali Kota Batam, Muhammad Rudi),” ujar Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat meresmikan Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro, Tiban Mas, Sekupang, Selasa (25/5/2021).

Ia mengatakan, hingga saat ini, terdata 700 orang isolasi mandiri di rumah masing-masing. Namun, pemerintah akan turun tangan agar isolasi benar-benar dijalankan.

“Sehingga ditetapkan Asrama Haji dijadikan Pusat Isolasi Mandiri Terpadu,” ujarnya.

Dengan isolasi terpusat tersebut, lanjutnya, penanganan masyarakat yang menjalankan isolasi mandiri dapat terkontrol dan penanganan lebih mudah.

Baca Juga :   Seekor Harimau Positif Coronavirus di AS, Tertular dari Manusia?

“Kalau isolasi mandiri di rumah, kita khawatir nanti mereka tetap beraktivitas di luar,” katanya.

Melalui Posko PPKM, masyarakat yang terpapar dapat segera tangani dan dilakukan isolasi di Asrama Haji. Hal ini juga sebagai langkah pemerintah mengantisipasi penyebaran wabah.

“Kalau isolasi mandiri di rumah, kekhawatiran kita nanti keluarganya terpapar, warga di lingkungan juga terpapar dan penanganan Covid-19 makin berat,” katanya.