Iran datang ke Piala Dunia 2026 dengan keputusan yang langsung menyita perhatian: Sardar Azmoun tidak masuk daftar 26 pemain. Padahal, nama penyerang itu selama ini lekat dengan tim nasional Iran dan identik dengan ketajaman di lini depan.
Skuad yang diumumkan Iran tetap berisi banyak pemain berpengalaman, tetapi absennya Azmoun membuat komposisi tim terasa berbeda. Posisi kapten nanti akan dipegang Mehdi Taremi, yang kini menjadi salah satu figur utama di tim.
Pencoretan Azmoun tidak lepas dari kontroversi di luar lapangan yang sempat memancing reaksi keras publik Iran. Beberapa pekan sebelum Piala Dunia 2026, ia mengunggah foto saat berjabat tangan dengan Perdana Menteri Uni Emirat Arab, Mohammed bin Rashid Al Maktoum.
Dalam unggahan itu, Azmoun juga menyebut Mohammed bin Rashid Al Maktoum sebagai “salah satu pemikiran tersukses di dunia”. Unggahan tersebut memicu sorotan besar karena muncul di tengah situasi geopolitik yang memanas di Timur Tengah.
Reaksi publik Iran makin kuat setelah hubungan Iran dan Uni Emirat Arab ikut terdampak eskalasi konflik regional. Ketegangan itu muncul seusai serangan Amerika Serikat dan Israel ke Teheran, lalu Iran membalas dengan menyerang pangkalan udara AS di UEA.
Walau foto itu kemudian dihapus, langkah tersebut tidak mengubah nasib Azmoun. Pelatih Iran Amir Ghalenoei sudah mencoret namanya dari skuad sejak Maret lalu.
Keputusan itu terasa berat karena Azmoun bukan pemain sembarangan bagi Iran. Eks pemain AS Roma tersebut telah mencetak 57 gol dalam 91 penampilan untuk Team Meli.
Ia juga sudah membela tim nasional sejak kelompok umur U-17. Rekam jejak panjang itu membuat absennya Azmoun menjadi salah satu cerita paling menonjol dari daftar final Iran.
Di sektor penjaga gawang, Iran membawa Alireza Beiranvand, Hossein Hosseini, dan Payam Niazmand. Di lini belakang, tim ini mengandalkan Danial Eiri, Ehsan Hajsafi, Saleh Hardani, Hossein Kanaani, Shoja Khalilzadeh, Milad Mohammadi, Ali Nemati, dan Ramin Rezaeian.
Komposisi itu menunjukkan Iran masih punya fondasi yang berpengalaman di belakang. Nama-nama senior tetap mendominasi daftar, sehingga tim ini tidak kehilangan kedalaman secara menyeluruh.
Di lini tengah, Iran memasukkan Rouzbeh Cheshmi, Saeid Ezatolahi, Mehdi Ghayedi, Saman Ghoddos, Mohammad Ghorbani, Alireza Jahanbakhsh, Mohammad Mohebi, Amir Mohammad Razzaghinia, Mehdi Torabi, dan Aria Yousefi. Sementara di lini depan, Iran menyiapkan Ali Alipour, Dennis Dargahi, Amirhossein Hosseinzadeh, Mehdi Taremi, dan Shahriar Moghanlou.
Meski masih memiliki banyak pemain yang akrab di level internasional, kehilangan Azmoun tetap memberi dampak simbolis yang besar. Iran kini melangkah ke Piala Dunia 2026 tanpa salah satu penyerang paling dikenal dalam sejarah tim nasional mereka.
Source: bola.bisnis.com