Bangun Pagi Masih Kembung? Teh Jahe Bisa Bantu Perut Terasa Lebih Ringan

Banyak orang mencari cara paling sederhana untuk membuat perut terasa lebih nyaman saat pagi baru dimulai. Salah satu kebiasaan yang kerap disorot adalah minum teh jahe, terutama bagi mereka yang mudah merasa kembung setelah makan atau minum di awal hari.

Minuman hangat ini tidak hanya memberi rasa nyaman di tenggorokan. Jahe juga dikenal memiliki sifat anti-inflamasi dan karminatif alami yang membantu merilekskan saluran pencernaan, mengurangi gas, dan menurunkan rasa kembung.

Manfaat itu membuat teh jahe sering dianggap relevan untuk orang dengan perut sensitif. Keluhan yang menetap berjam-jam setelah makan bisa membuat tubuh terasa tidak enak dan mengganggu aktivitas harian.

Menurut Dr. Leke Asong, dokter umum dan spesialis kesehatan usus di Gut Health Medic, jahe kaya vitamin, mineral, antioksidan, dan polifenol. Kandungan tersebut membantu merangsang cairan pencernaan sehingga tubuh lebih siap mengolah makanan.

Dr. Asong juga menjelaskan bahwa antioksidan dalam jahe membantu mengurangi peradangan. Saat peradangan menurun, rasa kembung dan gas juga dapat ikut berkurang.

Jahe turut disebut mendukung migrating motor complex atau MMC. Ini adalah pola kontraksi ritmis di lambung dan usus kecil yang mendorong makanan yang tidak tercerna, bakteri, sel, dan sekresi menuju usus besar.

Peran itu penting karena kerja pencernaan menjadi lebih tertata. Fitonutrien dalam jahe juga membantu menekan peradangan usus, sehingga fungsi usus bisa lebih optimal saat tubuh mulai mencerna karbohidrat, protein, dan lemak setelah minum air jahe.

Karena efeknya bersifat bertahap, teh jahe tidak diposisikan sebagai solusi instan. Kebiasaan ini lebih dipandang sebagai dukungan rutin agar sistem pencernaan bekerja lebih kuat dari waktu ke waktu.

Dalam beberapa minggu, rasa tidak nyaman yang sebelumnya sering bertahan bisa mulai berkurang bila kebiasaan ini dilakukan konsisten. Itu sebabnya, konsistensi menjadi bagian penting jika tujuan utamanya adalah membuat perut terasa lebih ringan.

Penggunaan jahe sendiri bukan hal baru. Dalam tradisi Ayurveda, Tibet, dan Tiongkok, jahe sudah lama dipakai sebagai ramuan penyembuhan dalam bentuk segar maupun kering.

Di sejumlah daerah di Indonesia, jahe juga akrab digunakan dalam pengobatan tradisional. Kebiasaan ini menunjukkan bahwa minuman hangat berbahan jahe memang sudah lama menjadi bagian dari praktik sehari-hari.

Selain untuk dukungan pencernaan, teh jahe juga terasa cocok diminum saat pagi yang dingin. Rasa pedas dan gurih dari seduhannya memberi sensasi hangat sekaligus menyegarkan.

Untuk membuatnya pun tidak rumit. Satu atau dua iris jahe cukup diseduh dalam air panas untuk menghasilkan minuman pagi yang praktis.

Cara sederhana ini membuat teh jahe mudah dimasukkan ke rutinitas harian tanpa perubahan besar. Saat diminum secara teratur, teh jahe dapat menjadi langkah kecil yang membantu tubuh terasa lebih siap menjalani aktivitas sejak pagi.

Source: www.beautynesia.id
Exit mobile version