Vivo Y500s akhirnya hadir di China dengan pendekatan yang cukup tegas untuk kelas menengah. Fokus utamanya jelas mengarah ke daya tahan, lewat baterai 7.200 mAh yang dipadukan dengan pengisian cepat 44 watt.
Menariknya, ponsel ini tidak hanya mengandalkan kapasitas baterai besar. Vivo juga menyertakan layar 120 Hz, dukungan 5G, sertifikasi tahan debu dan air, serta opsi RAM dan penyimpanan yang tergolong lega untuk penggunaan harian.
Di antara banyak ponsel mid-range yang bersaing di spek serupa, Y500s mencoba tampil dengan paket yang lebih menyeluruh. Keunggulan paling kasat mata memang ada pada sektor baterai, tetapi Vivo tidak membiarkan sisi lain perangkat terasa terlalu sederhana.
Vivo menyebut baterai 7.200 mAh itu memakai teknologi Blue Ocean 3 battery. Teknologi ini diklaim aman digunakan pada suhu ekstrem, mulai dari minus 20 derajat hingga 40 derajat Celsius.
Selain itu, Vivo juga mengklaim baterai Y500s punya ketahanan hingga 1.600 siklus pengisian. Setelah melewati jumlah siklus tersebut, kapasitas baterai disebut masih berada di atas 80 persen, yang jika diterjemahkan secara umum setara sekitar enam tahun pemakaian.
Pada bagian layar, Vivo Y500s memakai panel LCD 6,75 inci dengan resolusi HD+ 720 x 1.570 piksel. Refresh rate 120 Hz menjadi salah satu nilai jual lain karena membuat pergerakan layar terasa lebih mulus saat dipakai untuk navigasi maupun animasi antarmuka.
Untuk kebutuhan fotografi harian, Vivo memasang kamera utama 50 MP di belakang. Di sisi depan, tersedia kamera 8 MP yang dipakai untuk selfie dan panggilan video.
Di sektor performa, perangkat ini mengandalkan Snapdragon 4 Gen 2 yang dibuat dengan fabrikasi 4 nm. Chipset tersebut sudah mendukung konektivitas 5G, sehingga Y500s tidak hanya mengedepankan baterai besar, tetapi juga tetap relevan untuk jaringan seluler yang lebih cepat.
Vivo memadukan chipset itu dengan RAM hingga 12 GB dan penyimpanan internal sampai 512 GB. Kombinasi ini memberi ruang yang cukup longgar untuk multitasking, menyimpan file besar, dan menjalankan kebutuhan aplikasi sehari-hari tanpa cepat terasa sempit.
Ketahanan fisik juga ikut diperhatikan. Y500s membawa sertifikasi IP68 dan IP69, yang menandakan perlindungan terhadap air dan debu ada di level tinggi untuk perangkat di kelasnya.
Ada pula speaker stereo yang dilengkapi mode pembersih air. Sementara itu, sensor sidik jari ditempatkan di tombol power, sehingga akses buka kunci tetap terasa praktis untuk penggunaan harian.
Untuk pasar China, Vivo Y500s dijual dalam beberapa pilihan memori. Varian 8/256 GB dibanderol 1.800 yuan, sedangkan varian 12/256 GB dan 8/512 GB sama-sama dijual 2.200 yuan.
Berdasarkan informasi yang beredar, harga 8/256 GB disebut berada di kisaran sekitar Rp 4,4 jutaan. Sementara itu, dua varian lain dengan harga 2.200 yuan dikabarkan berada di kisaran sekitar Rp 5,3 jutaan.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai kehadiran Vivo Y500s di luar China, termasuk untuk pasar Indonesia. Namun, kombinasi baterai besar, layar 120 Hz, 5G, dan perlindungan IP68/IP69 membuat perangkat ini langsung mencuri perhatian di kelas menengah.
Source: tekno.kompas.com