pelantar.id – Sebuah kenangan tersimpan dalam memori otak. Hal tersebut dikarenakan otak seseorang punya koneksi di antara memori-memori yang dimiliki. Koneksi antara seluruh aspek dari pengalaman yang dianggap penting khususnya, akan semakin kuat. Sehingga apa yang terekam dapat tersimpan, ya termasuk kenangan Anda!

Untuk mengembalikan kenangan, tak hanya bersumber pada sumber fisik misalnya foto atau pemandangan Anda pada objek tertentu. Misalnya restoran yang pernah Anda kunjungi dengan seseorang, bisa mengembalikan kenangan Anda bersamanya.

Tapi, kenangan dapat muncul dari bau dan lagu yang pernah Anda dengar. Pernahkah Anda mengalami momen di mana ketika mendengar lagu tertentu atau mencium bau tertentu mengingatkan Anda pada sesuatu? Mengapa begitu?

Baca Juga :   Daftar Aplikasi Berbahaya di Play Store yang Harus Kamu Hapus

Mantan Fisikawan, Ed Caruthers, mengatakan bahwa bau atau lagu, dan banyak hal lainnya dapat memicu ingatan spesifik terbaik, jika aroma itu hanya dikaitkan dengan sejumlah kecil ingatan.

Setelah mendeteksi bau, sel-sel penciuman di bagian atas hidung menghasilkan impuls yang dialirkan ke otak di sepanjang saraf penciuman. Bagian otak yang pertama kali muncul ini disebut olfactory bulb. Tugasnya memproses sinyal dan kemudian meneruskan informasi tentang penciuman ke area lain yang terhubung erat dengannya. Proses ini dikenal sebagai sistem limbik.

Sistem limbik terdiri dari seperangkat struktur di dalam otak. Sistem ini dianggap oleh para ilmuwan sebagai pemeran utama dalam mengendalikan suasana hati, memori, perilaku, dan emosi.

Baca Juga :   Tidur Mengap, Antara Penyakit dan Kebiasaan Bernafas dengan Mulut

Dikutip dari Fifthsense, indra penciuman terkait erat dengan ingatan, dibandingkan dengan indra lain pada tubuh. Orang-orang yang memiliki kemampuan indera penciuman yang baik dapat memikirkan bau yang membangkitkan ingatan tertentu. Misalnya aroma kebun bunga yang mekar dapat membangkitkan kenangan pada saat piknik semasa kecil.

Pada tingkat yang lebih personal, bau sangat penting dalam hal ketertarikan antara dua orang. Penelitian telah menunjukkan bahwa bau badan yang dihasilkan oleh gen, yang membentuk sistem kekebalan tubuh Anda secara tidak sadar dapat membantu Anda memilih pasangan.