pelantar.id – Wakil Kepala Polri, Komjen Pol Ari Dono Sukmanto menekankan bahwa pembangunan di kawasan strategis sangat penting untuk mendukung pemeliharaan dan ketertiban umum nasional. Agar pembangunan itu berjalan baik dan lancar, dibutuhkan pula pembangunan sumber daya manusia-nya.

Hal itu disampaikan Ari Dono saat menerima kunjungan sejumlah pejabat Pulau Nias di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (3/10). Tampak hadir dalam pertemuan itu di antaranya, Bupati Nias Barat yang juga Ketua Forum Kepala Daerah se-Kepulauan Nias Faduhusi Daely, dan Ketua Umum Persatuan Masyarakat Nias Barat Indonesia (PMNB-I) Fa’ahakhododo Maruhawa.

Dalam pertemuan informal yang berlangsung akrab dan penuh rasa kekeluargaan tersebut, Wakapolri Ari Dono juga membahas sejumlah hal yang berkaitan dengan pembangunan Kepulauan Nias.

“Cukup banyak yang dibahas Pak Wakapolri. Mulai tentang kemajuan masyarakat dan perekonomian wilayah, pemeliharaan keamanan dan ketertiban umum, percepatan kualitas pelayanan dan perlindungan publik, penataan hukum dan keadilan, sampai penguatan Polri dan jajaran. Termasuk juga soal peningkatan kinerja jajaran pemerintah dan partisipasi masyarakat,” kata Firman Jaya Daeli, mantan Tim Perumus UU Polri di DPR RI dalam keterangan tertulisnya pada pelantar.id, Kamis (4/10).

Sejumlah tokoh masyarakat Nias berdiskusi dengan Asrena Mabes Polri, Irjen Pol Gatot Eddy Pramono beserta jajaran di Mabes Polri, Rabu (3/10).
Foto: Istimewa

Firman yang merupakan salah satu tokoh nasional asal Nias itu mengatakan, selain dengan Wakapolri Ari Dono, sebelumnya para tokoh asal Nias juga menggelar diskusi informal dengan Asisten Perencanaan (Asrena) Mabes Polri, Irjen Pol Gatot Eddy Pramono beserta staf Srena Mabes Polri. Sejumlah tokoh masyarakat Nias yang ikut di antaranya, Fons Hia, Syukur Rahmat Gulo, Yosia Halawa, Herlin Nilam Wati Daeli, Otniel JP Hia, Suparman Daeli, dan Jaya Telaumbanua.

Baca Juga :   Hasil Liga Champions: Tim Raksasa Sempurna tapi Bukan Liverpool

Baca Juga : Radikalisme dan Terorisme dalam Kampus, Salah Siapa?

Menurut Firman, ada beberapa hal penting yang patut dipertimbangkan dalam pembangunan Pulau Nias, sekarang dan ke depannya. Seperti aspek pertahanan dengan geo politik, aspek pembangunan Indonesia berbasis kawasan (kepulauan) dan perspektif perekonomian Indonesia (Nawacita). Begitu juga dengan aspek otonomi daerah sebagai solusi pembangunan daerah dan kawasan strategis (kepulauan).

“Kebijakan pengelolaan ekonomi dan industri berbasis kawasan (kepulauan) dan penguatan daerah otonom, serta pembangunan sumber daya manusia juga harus diperhatikan. Dan yang penting, pejabat pemerintahan di daerah harus bisa membangun jaringan di pusat (kementerian) yang ada relevansinya terhadap pembangunan Pulau Nias,” ujar Firman.

Baca Juga :   Sampah dari Indonesia Hanyut Sampai ke Pesisir Inggris

 

Editor : Yuri B Trisna