Bocoran terbaru membuat Xiaomi Smart Band 10 Pro jadi bahan omongan bukan karena fiturnya, melainkan karena arah desainnya. Varian White Ceramic Edition disebut akan membawa kesan yang jauh lebih mewah, sekaligus memberi tanda bahwa Xiaomi mulai mendorong lini Pro ke kelas yang terasa lebih serius di pergelangan tangan.
Di sisi lain, versi standar dari perangkat ini justru tetap mempertahankan pendekatan yang lebih familiar. Bingkai metal disebut akan dipakai, dengan pilihan warna hitam, putih, silver, oranye, dan pink, sehingga jalur desainnya masih dekat dengan karakter Smart Band yang ringkas dan mudah dipakai sehari-hari.
Sumber bocoran Digital Chat Station menyebut Xiaomi Smart Band 10 Pro bisa meluncur secepatnya bulan depan. Nama produknya memang belum dikonfirmasi resmi, tetapi pola penamaannya dianggap masuk akal karena mengikuti generasi sebelumnya.
Yang paling mencuri perhatian tetap varian keramik putih. Model ini disebut mengikuti langkah Xiaomi Smart Band 10 non-Pro yang juga punya versi bodi keramik, dan kehadiran material tersebut langsung memberi sinyal bahwa Xiaomi ingin menaikkan citra lini Pro tanpa meninggalkan identitas utamanya sebagai wearable kecil.
Bobot yang jadi petunjuk perubahan
Selain material, bobot perangkat ikut menguatkan dugaan bahwa ada perubahan fisik yang cukup terasa. Bocoran menyebut versi reguler bisa berada di bawah 40 gram, sedangkan versi Ceramic berpotensi menembus 50 gram.
Angka itu menarik karena jauh lebih tinggi dibanding Xiaomi Smart Band 9 Pro. Model sebelumnya memakai bingkai aluminium alloy dan bobotnya tercatat kurang dari 25 gram tanpa strap.
Belum ada kepastian apakah angka bobot pada bocoran baru itu dihitung dengan strap atau tidak. Namun jika angka tersebut memang tanpa strap, kenaikannya tergolong besar dan biasanya berkaitan dengan ukuran komponen yang lebih besar atau material yang lebih padat.
Ukuran layar dan baterai ikut ikut disorot
Dari situ muncul dua dugaan yang paling masuk akal, yaitu layar yang lebih besar atau baterai yang lebih besar. Xiaomi Smart Band 9 Pro saat ini memakai layar persegi panjang 1,7 inci, jadi perubahan bobot bisa saja berasal dari panel yang lebih luas.
Ada juga spekulasi bahwa perangkat ini bisa bergerak ke bentuk yang lebih mendekati persegi, mirip pendekatan pada Fitbit Versa atau Sense. Perubahan seperti itu bisa membuka ruang desain baru, meski juga berisiko mengurangi kesan ramping yang selama ini jadi daya tarik utama Xiaomi Band.
Kalau layar memang dibuat lebih besar, pemantauan notifikasi dan kebugaran tentu bisa terasa lebih nyaman. Namun bodi yang ikut membesar juga bisa mengubah karakter perangkat yang selama ini dikenal simpel dan tidak terlalu mencolok.
Baterai yang lebih besar tetap menjadi penjelasan lain yang masuk akal untuk bobot yang naik. Meski begitu, belum ada bocoran yang menyebut kapasitas baterainya secara spesifik, jadi dugaan itu masih belum bisa dipastikan.
Arah produk Pro terlihat makin premium
Xiaomi sendiri baru meluncurkan Smart Band 10 secara global pada Juni lalu, sementara belum ada tanda bahwa Band 11 akan hadir dalam waktu dekat. Karena itu, perhatian pasar sekarang justru mengarah ke model Pro sebagai pembaruan yang paling mungkin muncul lebih dulu.
Smart Band 9 Pro sebelumnya hadir pada November 2024, jadi lini Pro memang sudah mendekati waktu yang wajar untuk mendapat penerus. Saat ini, informasi yang beredar masih sebatas material, warna, dan bobot, tanpa rincian resmi soal layar, baterai, sensor, atau fitur kebugaran tambahan.
Pola yang terlihat sejauh ini cukup jelas: Xiaomi tampaknya ingin membuat Smart Band Pro terasa lebih premium, terutama lewat White Ceramic Edition. Jika bocoran ini benar, perangkat tersebut akan tetap menjaga bentuk wearable yang tidak terlalu besar, tetapi dengan tampilan dan rasa yang lebih berisi daripada generasi sebelumnya.
Source: www.androidauthority.com