River Plate punya alasan kuat untuk tidak sekadar mengejar hasil aman saat bertemu Red Bull Bragantino di fase grup Copa Sudamericana. Laga di Bragança Paulista diprediksi berlangsung ketat karena lawan mereka datang dengan karakter permainan yang agresif, rapi, dan berani ambil risiko.
Aníbal Moreno termasuk sosok yang paling menyoroti bahaya itu. Gelandang River tersebut menilai Bragantino bukan tim yang pantas diperlakukan ringan, apalagi pertandingan ini bisa ditentukan oleh detail kecil.
Waspada pada gaya main Bragantino
Moreno melihat Bragantino sebagai lawan yang punya kualitas teknik bagus dan keberanian untuk terus bermain. Tim asal Brasil itu tidak hanya menunggu, tetapi juga berusaha membangun serangan dan tetap mengambil risiko.
Karakter seperti itu membuat Bragantino sulit ditebak. Moreno juga menilai organisasi permainan mereka cukup baik, sehingga River tidak boleh kehilangan konsentrasi sedikit pun.
Pengalaman Moreno jadi bekal penting
Kewaspadaan Moreno bukan tanpa alasan. Ia pernah bermain di sepak bola Brasil pada periode 2024 hingga 2026 dan mengenal sejumlah pemain Bragantino.
Pengalaman tersebut membuatnya paham bahwa duel ini tidak akan berjalan mudah. Menurutnya, River sudah mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi tim yang juga suka bermain dan bertarung dalam tempo tinggi.
“Nos preparamos muy bien, sabemos la calidad de jugadores que tiene este rival. Yo estuve el año pasado en el fútbol brasileño y conozco jugadores de este equipo y juegan bien, intentan jugar y arriesgar. Trabajamos bien y estaremos atentos a todos los detalles y en base a eso hacer un gran partido,” ujar Moreno.
Perebutan posisi grup makin ketat
Selain soal gaya main lawan, laga ini juga penting dari sisi klasemen. River Plate saat ini memimpin Grup H dengan empat poin, sedangkan Bragantino berada di posisi ketiga dengan tiga poin.
Selisih yang tipis membuat hasil pertandingan ini bisa langsung mengubah peta persaingan. Dalam format fase ini, hanya juara grup yang lolos otomatis ke babak 16 besar, sementara peringkat kedua harus melewati playoff lebih dulu.
Kondisi itu membuat setiap poin terasa sangat bernilai bagi River. Hasil yang tidak maksimal bisa memberi ruang bagi Bragantino untuk menekan posisi puncak.
River siapkan keseimbangan tim
Di tengah tekanan tersebut, River juga menyiapkan susunan pemain yang menjaga keseimbangan. Santiago Beltrán disebut akan mengisi posisi penjaga gawang, sementara lini depan diproyeksikan bertumpu pada Facundo Colidio.
Colidio diperkirakan akan berduet dengan Joaquín Freitas atau Maximiliano Salas. Opsi itu menunjukkan River ingin tetap tajam tanpa mengorbankan stabilitas permainan.
Pilihan tersebut terasa relevan karena Bragantino juga disebut punya komposisi skuad yang seimbang. Berdasarkan data infonasional.com, klub Brasil itu memadukan talenta muda dengan pemain berpengalaman di level benua.
Moreno menilai pertandingan ini akan sangat ditentukan oleh disiplin dan ketelitian. River, menurut dia, harus siap bertarung dalam duel yang sama-sama agresif agar bisa membawa pulang tiga poin ke Argentina.
“Estudiamos al rival, va a ser un equipo que batalla y juega. Nosotros también intentamos hacer eso, hay que estar en todos los detalles para llevar a casa tres puntos a Argentina,” tambah Moreno.
Dengan lawan yang berani, terorganisir, dan punya kualitas teknik, River Plate jelas tidak bisa hanya mengandalkan reputasi. Pertandingan ini tampak akan berjalan dalam tempo tinggi dan menuntut ketenangan di setiap momen penting.





