Pelantar.id – Dengan dibukanya kran wisata Batam dari dan ke Singapura jelang akhir bulan ini, tentunya akan menjadi tambahan tantangan bagi Batam untuk menangani Covid-19.

Dikutip dari Jakartapost, Pjs Gubernur Kepulauan Riau, Bahtiar, Senin lalu menginstruksikan agar Batam tetap menegakkan protokol kesehatan COVID-19.

“Silakan lakukan bisnis Anda, jual produk Anda dan pergi bekerja, tapi harap patuhi protokol kesehatan, yang merupakan isyarat penting untuk menyelamatkan tidak hanya diri kita sendiri tetapi orang lain,” kata Bahtiar seperti dilansir kompas.id.

Menurutnya Batam berisiko karena termasuk daerah yang pada penduduk hingga saat ini. Bahtiar juga mengatakan munculnya klaster baru juga dikhawatirkan usai Pilkada 2020.

Baca Juga :   Facebook, WhatsApp dan Instagram Down

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Batam Didi Kusmarjadi mengatakan sekitar 700 petugas kesehatan akan dikerahkan untuk membantu mengamankan pemilu.

Hingga Selasa, Kepulauan Riau telah mencatat 12.006 kasus COVID-19 yang dikonfirmasi dengan 8.091 pemulihan dan 270 kematian.

Untuk diketahui, Indonesia-Singapura telah menyepakati koridor perjalanan ntuk memfasilitasi misi diplomatik yang mendesak dan perjalanan bisnis penting antara kedua negara di tengah krisis COVID-19.