Hari Raya Idul Fitri menjadi hari yang dinanti-nanti oleh sebagian besar masyarakat di Indonesia. Banyak kegembiraan yang datang saat merayakan Idul Fitri. Selain saling menghapus dosa dengan bermaaf-maafan, Lebaran juga menjadi sarana untuk bertemu dengan sanak famili.

Momen Lebaran juga sangat menggembirakan bagi anak-anak. Keceriaan semakin tampak jelas di wajah mereka saat mendapat angpau atau Tunjangan Hari Raya (THR) dari paman atau bibi, kakek atau nenek, bahkan tetangga.

Sebagai orang tua, kita juga sebaiknya sudah mulai mengajarkan kepada anak-anak cara mengelola uang Lebaran tersebut. Berikut ini cara mengajarkan anak-anak kita mengelola uang THR yang mereka dapat di hari Lebaran:

1. Bangun Kesepakatan

Sebelum Lebaran datang, kita sebagai orang tua sebaiknya melakukan kesepakatan dengan cara bermusyawarah dengan anak-anak kita, akan digunakan untuk apa uang Lebaran tersebut. Dengan cara ini, anak menjadi tahu dan memiliki perencanaan sendiri, bahwa uang itu bisa ia manfaatkan untuk hal-hal yang berguna baginya.

Baca Juga :   Dandhy Dwi Laksono Korban Kriminalisasi

2. Ajarkan konsep BBM

Ada baiknya sebagai orang tua kita mengajarkan konsep BBM kepada anak. BBM di sini bukan Bahan Bakar Minyak, tetapi kependekan dari Beramal Belanja dan Menabung.

Beramal

Bunda, kita bisa kok memberi pengertian kepada anak jika uang yang didapat saat Lebaran tersebut ada bagian yang merupakan milik orang tak punya. Sejak usia dini, biasanya anak juga sudah memiliki rasa empati kepada lingkungan sekitarnya.

Tanpa kita sadari, anak-anak seringkali memberi sesuatu miliknya kepada orang lain yang sedang membutuhkan. Atau membagi makanan yang dipegang kepada adik, kakak, sahabat-sahabat dan lainnya. Ini suatu sifat yang sangat baik jika terus dikembangkan. Anak-anak juga sangat suka memberi sumbangan amal ke masjid, maupun orang-orang yang tidak mampu secara ekonomi.
Di sinilah peran kita untuk mengarahkan mereka, seberapa besar bagian dari uang yang anak-anak terima di hari Lebaran akan digunakan untuk amal.

Foto ilustrasi, mengajari anak beramal sejak usia dini dari hasil uang Lebaran-nya

Belanja
Sebagai orang tua kita hendaknya memberikan pengertian kepada anak cara belanja yang baik. Barang-barang apa saja yang bisa bermanfaat. Berikan edukasi, bahwa belanja harus sesuai dengan kebutuhan dan bukan keinginan.

Baca Juga :   Eka Tjipta, Orang Terkaya Kedua di Indonesia Tutup Usia

Ajak anak membuat rencana ke depan, setelah Lebaran, apa barang-barang yang ingin dimiliki. Tentu saja dengan catatan, barang tersebut benar-benar sesuai kebutuhannya. Kita bisa arahkan untuk membeli buku, tas sekolah atau sepatu. Itu akan memberi motivasi anak untuk ke sekolah.

Jika anak menyebut ingin membeli mainan, ajak dia memilih satu mainan saja yang paling ingin dimilikinya. Kalau mainan tersebut sudah ada, beri anak pemahaman agar ia sebaiknya menggunakan mainan lamanya, dan minta mengganti pilihannya.

Menabung
Bunda, saat kita menyarankan kepada anak bahwa uang yang mereka dapat di hari Lebaran sebaiknya ditabung, maka kita harus diberi pengertian bahwa uang yang ditabung itu akan tetap menjadi uang mereka. Biasanya, anak akan berpikir kalau uang itu ditabung, maka uang mereka akan habis lantaran sudah tidak berada di genggaman lagi he-he-he.

Baca Juga :   Tarif Pengiriman Barang Naik hingga 15 Persen, Apa Penyebabnya?

Kita bisa memberi pemahaman pada anak, bahwa uang yang ada dalam tabungan tersebut masih merupakan uangnya. Uang itu disimpan sementara untuk keperluan di masa mendatang. Anak harus tahu bahwa menabung itu sangat bermanfaat untuk dirinya. Suatu saat, ketika anak ada kebutuhan, ia bisa mengambil uang tabungan tersebut.

Hal ini juga untuk memupuk kebiasaan anak hingga dewasa kelak, agar rajin menyisihkan sebagian pendapatan dalam tabungan. Awalnya, mungkin kita bisa memberi anak tabungan dalam bentuk celengan di rumah. Setelah anak mengerti dan menyukai hal itu, kita dapat membawanya ke bank, dan membuka rekening atas namanya sendiri.

Nah, itulah beberapa cara mengajarkan anak mengelola keuangannya. Jadi, jika Bunda sudah memberi pemahaman kepada anak-anak tentang manfaat mengelola keuangan, kita tak perlu khawatir lagi, uang-uang THR yang didapat anak saat Lebaran akan habis tanpa makna. Selamat memulai.

Editor : Yuri B Trisna
Sumber : vidio.com