pelantar.id – Bahan makanan dari laut (seafood) sangat digemari masyarakat Indonesia. Selain rasanya yang segar dan manis, seafood punya kandungan protein yang tinggi dan mudah diolah.

Namun, seringkali kita suka dibuat bingung dan ragu saat tiba di pasar atau pusat perbelanjaan. Apakah ikan, kerang, udang, sotong dan lainnya yang ada di lapak-lapak pedagang itu segar atau kurang segar? Jika tidak hati-hati, kita malah bisa mendapat hasil yang kurang memuaskan.

Berikut beberapa panduan bagi Anda yang ingin berbelanja dan mendapatkan bahan seafood yang segar.

Ikan

Yang pertama harus diperhatikan adalah warna mata. Ikan yang segar memiliki warna mata yang bening. Hindari membeli ikan yang warna matanya sudah buram. Selain itu, mata ikan yang cekung juga menandakan ikan tersebut sudah mengalami dehidrasi. Penyebabnya, bisa jadi karena terlalu lama berada dalam penyimpanan es.

Baca Juga :   Batam Masih Menarik di Mata Investor China

Selain mata, aroma ikan juga bisa Anda jadikan panduan dalam menentukan kesegarannya. Ikan yang masih segar, aromanya seperti aroma laut yang asin dan sedikit amis.

Kemudian, teliti bagian kulit ikan. Pastikan sisiknya masih utuh. Jika bagian luar kulitnya ditekan lalu kembali ke bentuk semula, berarti ikan tersebut masih segar. Sebaliknya, jika menyisakan lekukan, itu pertanda ikan kurang segar.

Kerang

Sebaiknya pilih kerang yang masih hidup, cangkangnya masih utuh atau tertutup. Hal ini sangat mempengaruhi rasa, kerang segar akan menghasilkan rasa yang gurih segar. Anda bisa memilih kerang yang sudah terbuka cangkangnya asalkan daging kerang terlihat padat dan utuh.

Udang

Kalau Anda berhadapan dengan udang yang beraroma sangat tajam, sebaiknya pilih yang lain. Itu pertanda udang tersebut sudah tak segar lagi. Udang segar biasanya mengeluarkan aroma khas air laut.

Baca Juga :   BP Batam Tawarkan Tujuh Proyek Infrastruktur ke Swasta

Langkah lain, pilihlah udang yang kepalanya masih melekat kuat, dengan kulit yang bening. Apabila bagian kepala sudah kendor, ada cairan kekuningan dan kulitnya tidak kencang berarti udang itu sudah mulai menuju busuk.

Cumi/ Sotong

Bahan seafood ini bertekstur kenyal. Itu pula yang membuat cumi atau sotong disukai banyak orang. Karena itu, pilihlah yang segar, karena segar tidaknya seafood yang satu ini, sangat berpengaruh pada rasa dan aroma sesudah diolah.

Anda bisa memilih cumi yang kulitnya bening transparan, bukan ungu tua serta kepalanya masih menempel kuat. Kalau Anda mengangkatnya, akan terlihat warna sedikit hitam pada air di dekatnya. Tak perlu ragu itu, itu adalah tanda kalau cumi tersebut dalam keadaan segar.

Baca Juga :   Mata Uang Kripto Semakin Diminati, Telegram Luncurkan Mata Uang Virtual Bernama Gram

Kepiting
Sebaiknya Anda membeli kepiting yang masih hidup, dan utamakan yang agresif. Kemudian, lihat sisi bagian bawah kepiting, terutama permukaan flap perut bentuk segitiga dengan warna terang.

Tekan bagian tersebut dengan ujung jari. Biasanya, kepiting berdaging banyak memiliki bentuk perut yang kokoh, menonjol, dan ada semburat warna kuning.

Anda juga harus menghindari kepiting yang berbau amonia. Dan yang perlu Anda perhatikan, idealnya kepiting harus dimasak dalam dua hari setelah ditangkap. Oleh karena itu, jangan pernah mengonsumsi kepiting yang sudah mati.

Dari berbagai sumber