pelantar.id – Ratusan massa dari sejumlah organisasi buruh di Kota Batam menggelar aksi damai di depan Kantor Wali Kota Batam, Batam Centre, Rabu (31/10). Mereka mengajukan beberapa tuntutan kepada pemerintah, di antaranya tentang kenaikan upah minimum 2019 sebesar 8,3 persen.

Pantauan di lapangan, ratusan buruh yang terdiri dari organisasi Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kota Batam, Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) Lomenik, dan Federasi Serikat Pekerja Indonesia (FPSI) sudah berdatangan ke kawasan Batam Centre sejak pukul 11.00. Awalnya, massa berkumpul di Simpang Panbil, dekat kawasan industri Batamindo, Mukakuning.

Sebagian massa buruh berkumpul di depan Kantor Wali Kota Batam, Rabu (31/10).
Foto:PELANTAR/Fathurrohim

Dari titik kumpul tersebut, massa bergerak ke Batam Centre menuju Kantor Wali Kota Batam. Iring-iringan sepeda motor yang dinaiki para buruh memenuhi jalanan sepanjang akses dari Mukakuning ke Batam Centre. Aksi konvoi yang diiringi satu mobil komando itu mendapat pengawalan ketat dari sejumlah anggota kepolisian.

Baca Juga :   Sepuluh Sekolah Unggulan di Batam Rawan Kecurangan

Begitu tiba di depan Kantor Wali Kota Batam, massa langsung meneriakkan yel-yel sambil membentangkan bendera dan beberapa spanduk berisi tuntutan kepada pemerintah. Dalam aksinya, mereka menolak surat edaran upah minimum sebesar 8,3 persen, menolak Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015.

“Kami meminta upah minimum tahun 2019 naik minimal 20 persen,” kata salah satu orator aksi.

Massa buruh berdatangan ke Kantor Wali Kota Batam, Batam Centre, Rabu (31/10).
Foto:PELANTAR/Fathurrohim

Baca Juga : 

UMK Batam Naik 8 Persen, Buruh Merasa Tak Adil

Sejumlah pentolan organisasi buruh secara bergantian orasi menyampaikan tuntutan dan hal lain yang dihadapi buruh selama ini. Aksi tersebut berhenti sejenak saat terdengar suara azan zuhur. Para buruh dan aparat keamanan kemudian bersama-sama menuju Masjid Raya Batam yang tak jauh dari lokasi aksi. Puluhan petugas gabungan dari Polresta Barelang, Polsek Batam Kota, Satpol PP Pemko Batam masih berjaga-jaga di halaman Kantor Wali Kota Batam.

Baca Juga :   5 Jasa Penyedia Email Selain Gmail

 

 

Reporter : Fathurrohim
Editor : Yuri B Trisna