Angka sembilan menit langsung menjadi sorotan saat BYD memperkenalkan Linghui e9, sedan bisnis baru yang disiapkan untuk kebutuhan mobilitas tinggi. Klaim pengisian hampir penuh dalam waktu sesingkat itu membuat model ini menonjol di tengah persaingan kendaraan listrik yang mengejar efisiensi operasional.
Model ini diposisikan bukan sebagai sedan biasa, melainkan sebagai kendaraan untuk transportasi bisnis dan ride-hailing. BYD bahkan membangun Linghui sebagai sub-brand terpisah, sehingga lini komersial ini bisa berdiri sendiri tanpa bercampur dengan citra premium merek utamanya.
Fokus utama ada di pengisian cepat
BYD menyebut Linghui e9 sebagai “flash-charging business C-class sedan”. Di balik label itu, mobil ini mengandalkan baterai Blade generasi kedua dan teknologi flash-charging terbaru sebagai daya tarik utama.
Bagi pengguna bisnis, keunggulan seperti ini punya nilai praktis yang besar. Mobil yang bisa kembali digunakan dalam waktu singkat tentu lebih cocok untuk operasional padat sepanjang hari.
Berbasis Han, tetapi diarahkan ke kebutuhan komersial
Secara teknis, Linghui e9 dibangun di atas platform sedan BYD Han yang sudah ada. Meski berbagi basis, BYD tetap memberi penyesuaian kecil pada detail eksterior agar tampil lebih pas untuk operasi komersial.
Langkah itu menunjukkan bahwa e9 memang disiapkan sebagai model khusus. Mobil ini bukan sekadar turunan biasa dari Han, melainkan produk yang diarahkan ke segmen penggunaan bisnis.
Dimensi besar dan pilihan varian
Dari sisi ukuran, Linghui e9 nyaris menyentuh panjang 5 meter dengan jarak sumbu roda 2.920 milimeter. Dimensi ini menegaskan posisinya sebagai sedan bisnis besar yang memberi kesan lega dan berwibawa di jalan.
Berdasarkan pengajuan regulasi pada Januari, e9 akan hadir dalam dua versi motor tunggal, yakni 135 kilowatt dan 150 kW. Jarak tempuhnya juga tersedia dalam dua opsi, yaitu 535 kilometer dan 605 kilometer.
| Spesifikasi | Data |
|---|---|
| Motor tunggal | 135 kilowatt |
| Motor tunggal | 150 kW |
| Jarak tempuh | 535 kilometer |
| Jarak tempuh | 605 kilometer |
| Jarak sumbu roda | 2.920 milimeter |
Langkah lanjutan di sub-brand Linghui
Linghui e9 menjadi model kedua di sub-brand ini setelah Linghui e7 lebih dulu dijual bulan ini. Kehadirannya sekaligus memperlihatkan bahwa BYD mulai membangun keluarga produk yang lebih lengkap di jalur mobilitas bisnis.
Di sisi strategi merek, pemisahan Linghui membantu BYD menjaga jarak antara kendaraan untuk ride-hailing dan ambisi premium merek utamanya. Nama Linghui juga sudah diajukan untuk sedan listrik e5 dan MPV M9, sehingga arah pengembangannya terlihat makin jelas.
Sebagai pembanding konteks, versi flash-charging dari Han EV yang meluncur pada Selasa dibuka dengan harga mulai 179.800 yuan, atau sekitar US$26.290. Namun, harga resmi Linghui e9 sendiri belum diumumkan.