Kemudahan akses internet tidak dibarengi dengan keamanan digital. Terlebih saat ini hampir semua generasi melek dengan internet termasuk gampang digunakan anak-anak.

Tak jarang para orangtua memberikan gadget kepada anak di usia dini dan tidak memantau penggunaannya. Searching di internet sangat mudah dilakukan, tapi tahukah Anda apa yang dicari anak-anak?

Memantau jejak digital anak-anak sangat penting dilakukan terutama untuk menghindari dari kejahatan siber. Dikutip dari liputan6.com, User Education and Outreach Manager, Trust & Safety, Google APAC, Lucian Teo, mengatakan kemajuan teknologi telah membuat hidup manusia menjadi lebih mudah. Namun, Google meyakini kerja sama orangtua dibutuhkan untuk membantu keluarga mengadopsi teknologi secara bijak dan aman.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan orangtua untuk mengamankan penggunaan internet anak-anak.

1. Tetapkan aturan digital dengan Family Link

Family Link dapat membantu memahami dengan lebih baik perilaku anak saat menjelajahi internet, sekaligus membantu mengelola akun mereka dan perangkat yang kompatibel. Anda juga dapat menetapkan batas-batas yang sesuai kebutuhan keluarga dengan cara:

Baca Juga :   Hadiah Valentine Terbaik untuk Traveler tahun 2020

– Mengawasi waktu penggunaan perangkat dan membatasi akses harian

– Memuaskan rasa ingin tahu anak dengan beragam aplikasi yang direkomendasikan para guru

– Mengunci perangkat anak Anda dari jarak jauh

– Melihat aktivitas mereka

– Melihat lokasi keberadaan mereka

– Mengelola akun dan aplikasi yang mereka gunakan

2. Blokir situs dewasa dengan filter SafeSearch

Setelan SafeSearch dirancang untuk memblokir gambar, video, dan situs dewasa dari hasil penelusuran Google Search, untuk menghindari konten pornografi dan kekerasan. Namun, SafeSearch bukanlah alat yang sempurna, dan Anda mungkin masih menemukan hasil penelusuran eksplisit.

3. Pakai Asisten Google

Asisten Google memiliki beragam aktivitas untuk menghibur keluarga, mulai dari memberikan saran permainan untuk dimainkan bersama, hingga permainan seperti tebak gambar. Saat ini ada lebih dari 50 permainan, aktivitas, dan cerita, dalam program Assistant for Families.

Baca Juga :   Libur Lebaran Hanya Dua Hari, Sisanya Diganti Akhir Tahun

Orangtua dapat menentukan apakah anak-anak diperbolehkan mengakses aplikasi pihak ketiga di Asisten atau tidak.

4. Keamanan di Google Play

Untuk membantu Anda menentukan konten yang cocok bagi anak, baca ulasan dan cari ikon bintang keluarga di aplikasi atau gim. Ikon bintang ini menandakan konten telah ditinjau dengan saksama, dan aplikasi atau gim tersebut dikembangkan dengan mengutamakan anak-anak.

5. Akses YouTube Kids

YouTube Kids bisa menjadi opsi bagi anak-anak untuk mengakses konten yang aman di YouTube. Di aplikasi ini, orangtua bisa mengontrol konten-konten yang bisa diakses.

Selai karena video dan channel yang tersedia hanya untuk anak-anak, orangtua juga bisa memasang timer untuk mengatasi waktu menonton mereka. Orangtua juga bisa memantau dan mengetahui video yang ditonton anak melalui fitur “Tonton lagi”, dan menonaktifkan fitur penelusuran.

sumber: liputan6.com