pelantar.id – Proyek pembangunan Dam Seigong di wilayah Rempang, Batam, Kepulauan Riau sudah hampir rampung. Rencananya, waduk sebagai sumber air bersih itu akan diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Desember nanti.

“Targetnya selesai akhir tahun ini, dan akan diresmikan Pak Presiden Jokowi,” kata Kepala Kantor Pengelolaan Air dan Limbah Badan Pengusahaan (BP) Batam, Binsar Tambunan di Batam Centre, kemarin.

Binsar mengatakan, saat ini pekerjaan Dam Seigong sudah mencapai 95 persen. Dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan pengenangan air pada dam yang dibangun sejak akhir 2015 tersebut. Selanjutnya, akan dilakukan flushing dengan air hujan.

Untuk flushing, diperkirakan akan membutuhkan waktu sekitar dua tahun. Menurut Binsar, lamanya waktu flushing karena air yang pertama kali menggenangi Dam Seigong merupakan air asin sehingga perlu dilakukan pencampuran dengan air hujan agar air menjadi tawar.

Binsar memastikan, air dari Dam Seigong baru akan didistribusikan kepada masyarakat Batam sekitar tahun 2021. Air dari dam yang dibangun dengan anggaran mencapai Rp252 miliar dari APBN dan APBD ini diperkirakan mampu menyalurkan air bersih sekitar 600 liter per detik.

Baca Juga :   Pusat Data Batam Pikat GDS Holdings China

Menurut dia, ini seluruh pakar dan pengelola bendungan di Indonesia sedang berkumpul di Kota Batam untuk membahas permasalahan yang kerap terjadi di dam yang ada di Indonesia.
Para pakar itu, juga akan meninjau ke Dam Seigong untuk meminimalisir munculnya masalah dari waduk tersebut saat dioperasikan nanti.

Baca Juga : 

Saat ini, kebutuhan air bersih di Batam mencapai 4.000 liter per detik, dengan sumber utama atau sekitar 70 persen berasal dari Dam Duriangkang. Batam memiliki 7 dam atau waduk. Ketujuh waduk itu berada di Nongsa, Seiladi, Seiharapan, Baloi, Mukakuning, Rempang, Tembesi, dan Duriangkang. Selain itu, Batam juga memiliki satu embung yang berada di kawasan Kebun Raya Batam.

Baca Juga :   Investasi dari Lahan Tidur Batam Capai Rp5,2 Triliun

Menurut Binsar, jumlah dam atau waduk di Batam akan terus ditambah, mengingat jumlah penduduk dan kebutuhan air bersih juga terus meningkat. Dam-dam baru rencananya akan dibangun di wilayah Rempang dan Galang Baru.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mendengar pemaparan soal pembangunan Dam Seigong saat berkunjung ke lokasi proyek, 24 Maret 2018.
Foto: Kompas.com/Dani Prabowo

Sebelumnya, Presiden Jokowi sudah pernah meninjau ke lokasi proyek pembangunan Dam Seigong pada 24 Maret 2018. Saat itu, Jokowi didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono. Dalam kunjungannya itu, Jokowi meminta pengerjaan waduk tersebut digesa agar bisa segera bermanfaat untuk masyarakat.

Pembangunan Dam Seigong ini masuk dalam dalam proyek 49 bendungan yang dikomandoi Kementerian PUPR. Proyek bendungan seluas 355 hektare ini memiliki kesanggupan atau volume tampungan mencapai 11 juta meter kubik. Rencananya bendungan ini akan digunakan untuk menyuplai kebutuhan air Kota Batam, Pulau Galang, serta Pulau Rempang.

 

Editor : Yuri B Trisna