Aiman Ricky menjalani peran yang berbeda saat kembali ke tanah suci. Kali ini, ia tidak hanya berangkat untuk beribadah, tetapi juga dipercaya menjadi petugas pembimbing haji dari salah satu penyelenggara perjalanan ibadah haji di Indonesia.
Bagi Aiman, amanah itu punya arti lebih dari sekadar tugas. Ia memandangnya sebagai bentuk pelayanan kepada tamu Allah, sehingga harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab agar para jemaah bisa beribadah dengan lebih mudah.
Tugas sebagai petugas haji membuat Aiman harus teliti dalam banyak hal. Salah satu tanggung jawabnya adalah melakukan survei maktab jemaah haji dan memastikan seluruh persiapan di lokasi sudah siap dipakai oleh para jemaah.
Peran seperti itu memang menuntut perhatian besar karena berkaitan langsung dengan kenyamanan jemaah di tanah suci. Aiman mengakui tugas tersebut terasa menantang, tetapi di saat yang sama ia juga merasa bahagia karena bisa ikut terlibat dalam pelayanan ibadah.
Keinginan untuk berada di posisi itu ternyata sudah tumbuh sejak haji pertamanya pada 2022. Pengalaman beribadah saat itu meninggalkan kesan yang sangat mendalam dan membuatnya berharap suatu hari bisa ikut melayani jemaah lain.
Dari pengalaman itu, Aiman kemudian mendoakan agar Allah memberi kesempatan untuk bisa membantu orang lain yang berangkat ke tanah suci. Harapan tersebut akhirnya menemukan bentuknya ketika ia kembali ke Makkah dengan peran sebagai petugas haji.
Aiman juga mengingat doa yang pernah ia panjatkan di Arafah. Ia menyebut doa itu terasa terjawab karena empat tahun lalu ia pernah berdoa bersama seorang ustaz agar bisa berhaji dengan cara yang Allah tentukan.
Momen itu menjadi bagian yang sangat bermakna baginya. Bagi Aiman, amanah sebagai petugas haji bukan hanya urusan teknis, tetapi juga cara ikut membantu para jemaah supaya ibadah mereka berjalan lebih lancar dan tenang.
Keterlibatan Aiman dalam pelayanan haji menunjukkan bagaimana pengalaman pribadi bisa berubah menjadi dorongan untuk berbagi manfaat. Dari doa yang lama dipanjatkan hingga tugas yang kini dijalankan, perjalanannya memperlihatkan bahwa ibadah haji baginya juga menjadi ruang untuk melayani orang lain.
Source: www.beritasatu.com




