Pelantar.id – Destinasi wisata tak hanya soal keindahan alam, tempat-tempat bersejarah, atraksi dan hal menyenangkan lainnya. Saat ini sedang berkembang konsep wisata Dark Tourism.

Dark Tourism merupakan jenis wisata yang menawarkan sensasi pelesir non-konvensional. Misalnya saja wisata bunuh diri ke Swiss yang melegalkan upaya bunuh diri dengan euthanasia di klinik-klinik yang membantu pasien-pasien berpenyakit parah untuk mengakhiri hidup dengan keinginan sendiri.

Selain wisata bunuh diri, berikut ini sederetan wisata non-konvensional yang tawarkan sensasi pelesir dengan konsep tak biasa, seperti dilansir Listverse.

Wisata Tempat Kumuh

Ini cukup aneh, biasanya kita berwisata ke kota-kota yang indah, tapi malah ada yang menawarkan berwisata ke tempat kumuh. Seperti paket tur ke daerah-daerah pemukiman kumuh di kota besar khusus untuk para pelancong asing yang penasaran dengan kehidupan warga kelas ekonomi menengah ke bawah di negara kunjungannya.

Baca Juga :   Saat Ini, Ada Sejumlah Perusahaan Listrik selain Bright PLN di Batam

Jenis wisata seperti ini rupanya semakin digemari, terutama oleh Bagi para wisatawan dari negara-negara barat wisata seperti ini digemari. Kota-kota tujuannya seperti Manila, Rio de Janerio, atau Mumbai.

Jeni wisata ini dianggap sebagai bentuk komersialisasi kemiskinan sebagai bentuk hiburan bagi kaum berada. Walaupun ada juga yang menganggapnya sebagai cara untuk meningkatkan kesadaran terhadap kemiskinan di sekitar kita.

Wisata Bunuh Diri

Wisata bunuh diri di sini maksudnya adalah berkunjung ke negara yang melegalkan euthanasia sukarela bagi pasien berpenyakit parah.Negara yang melegalkan upaya bunuh diri semacam ini adalah Swiss.

Saat ini klinik-klinik yang membantu upaya euthanasia di Swiss mengalami peningkatan kunjungan dari berbagai negara yang menganggap bunuh diri dan euthanasia sebagai tindakan ilegal.

Wisata Bencana

Konsep wisata yang satu ini menawarkan sensasi pelesir berbeda dengan mengunjungi tempat-tempat yang mengalami kerusakan parah karena bencana. Baik itu bencana alam atau bencana akibat ulah manusia.

Baca Juga :   Airy Room Berhenti Beroperasi, Bagaimana dengan OYO dan Reddoorz?

Wisata seperti inilah yang awalnya melahirkan konsep dark tourism. Meskipun saat ini makna dark tourism telah meluas dengan keberadaan wisata ke tempat yang terkenal berhantu, lokasi pembunuhan, atau tempat yang menjadi saksi bisu holocaust.

Indonesia sendiri punya beberapa tempat yang populer untuk wisata bencana. Misalnya monumen lokasi bom Bali dan Wisata Lumpur Lapindo di Sidoarjo.

Wisata Nuklir

Konsep wisata ini menawarkan kunjungan ke lokasi-lokasi yang berkaitan dengan senjata pemusnah massal nuklir. Tempat yang umum dikunjungi untuk wisata seperti ini antara lain museum bom atom, lokasi bekas pengujian nuklir di zaman perang, atau tempat-tempat bersejarah yang pernah dihancurkan senjata pemusnah massal.

Beberapa tempat wisata nuklir yang populer antara lain Titan Missile Museum di Tucson, Museum Bom Atom Nagasaki, dan Chernobyl.

sumber: merdeka.com