Depok Mantapkan Langkah Menuju Porprov XV Jabar 2026, 10 Cabor Siap Dipertandingkan

Porprov XV Jawa Barat tinggal menghitung waktu menuju pelaksanaannya, dan Depok sudah menempatkan diri sebagai bagian penting dari penyelenggaraan ajang itu. Kota ini akan menjadi lokasi pertandingan untuk 10 cabang olahraga, sehingga persiapan di tingkat daerah pun mulai mendapat sorotan lebih besar.

Momentum itu terlihat lewat acara hitung mundur yang digelar di Depok Open Space, Pancoran Mas, pada Minggu pagi. Kegiatan tersebut dipakai untuk menegaskan bahwa Depok bukan hanya sekadar ikut terlibat, melainkan benar-benar bersiap menyambut atlet, ofisial, dan penonton.

Depok Pegang Peran untuk 10 Cabor

Di antara wilayah penyelenggara Porprov XV Jabar 2026, Depok mendapat peran yang cukup menonjol karena akan menggelar pertandingan untuk 10 cabang olahraga. Cabang yang dipusatkan di kota ini meliputi floorball, hoki, sepak bola putri, gateball, karate, basket, sepak takraw, golf, menembak, dan selancar ombak.

Dari daftar tersebut, selancar ombak menjadi satu-satunya cabang yang pelaksanaannya tidak berlangsung di Kota Depok. Sementara itu, sembilan cabang lainnya akan menjadi bagian dari rangkaian pertandingan yang dihadirkan di wilayah tersebut.

Sosialisasi Sekaligus Pemantik Semangat

Ketua Umum KONI Kota Depok, Herry Suprianto, menilai acara hitung mundur itu penting untuk menunjukkan kesiapan Depok kepada publik. Baginya, kegiatan seperti ini juga berguna untuk memperkuat sosialisasi kepanitiaan sekaligus memberi gambaran bahwa daerah sudah bergerak menyambut gelaran besar tersebut.

Rangkaian acara di Depok Open Space dibuat tidak sekadar simbolis. Sejumlah pertunjukan ikut memeriahkan suasana, mulai dari drumband hingga atraksi akrobatik paramotor, sehingga acara terasa lebih hidup dan mampu membangun antusiasme.

Herry menyebut, suasana seperti itu dibutuhkan untuk menyemangati para atlet dan cabang olahraga di Depok. Ia juga menekankan bahwa para atlet akan menghadapi persaingan dari perwakilan 27 kabupaten/kota di Jawa Barat dalam ajang yang digelar empat tahun sekali itu.

Kerja Bersama Pemkot dan KONI

Penyelenggaraan Porprov di Depok tidak lepas dari kolaborasi antara pemerintah kota dan KONI. Herry menjelaskan bahwa Pemkot Depok menyiapkan panitia besar, sedangkan KONI memaksimalkan perannya sebagai tuan rumah dalam berbagai aspek persiapan.

Kerja bersama ini menjadi penting karena ajang sebesar Porprov bukan hanya soal pertandingan di lapangan. Ada kebutuhan teknis, koordinasi panitia, dan dukungan masyarakat yang harus berjalan seiring agar pelaksanaan di daerah bisa berjalan lancar.

Dengan posisi seperti itu, Depok bukan hanya menjadi lokasi pertandingan, tetapi juga ikut membentuk wajah penyelenggaraan Porprov XV Jawa Barat secara keseluruhan. Karena itu, kesiapan kota ini menjadi salah satu perhatian utama menjelang gelaran yang akan berlangsung pada 7–20 November 2026, dengan pembukaan di Kota Bekasi dan penutupan di Kota Bogor.

Sorotan Menuju Pelaksanaan

Acara hitung mundur di Depok memperlihatkan bahwa tahapan persiapan sudah bergerak ke tahap yang lebih nyata. Penegasan mengenai 10 cabang olahraga yang akan dipertandingkan di kota ini juga menempatkan Depok sebagai salah satu titik strategis dalam penyelenggaraan Porprov XV Jabar.

Dengan jadwal yang sudah ditetapkan dan peran daerah yang semakin jelas, perhatian kini tertuju pada penguatan kesiapan teknis serta dukungan dari berbagai pihak. Depok pun terus berada dalam sorotan sebagai daerah yang memegang bagian penting dalam kelancaran pesta olahraga tingkat provinsi tersebut.

Source: depok.tribunnews.com
Exit mobile version