Pelantar.id -Bright PLN Batam akan menjangkau daerah-daerah kepulauan/hinterland yang belum teraliri listrik.

Bright PLN Batam bersama-sama seluruh stakholeder berupaya menyelesaikan percepatan untuk melistriki daerah hinterland, sehingga rasio elektrifikasi Kepri 100% terlaliri listrik.

Pada tahun 2020 ini Monggak menjadi desa/daerah penutup yang akan dialiri listrik oleh bright PLN Batam.

Sebelumnya sejumlah desa di Kelurahan Rempang Cate Kecamatan Galang sudah dibuat terang benderang.

Membuka awal 2021, nanti bright PLN Batam kembali meraih sejumlah desa lagi.

“Satu per satu desa kita hubungkan dengan instalasi listrik, kita bangun gardu, kita dirikan tiang,” ungkap Vice President Of Public Relation Bright PLN Batam, Samsul Bahri.

Tentu bukan kerja yang mudah, dari tidak ada menjadi ada, namun menurut Samsul semua akan ditempuh oleh bright PLN Batam, demi untuk memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat.

“Dari Monggak nanti kita tarik instalasi baru ke Pasir Panjang,” sebutnya.

Setelah itu PLN Batam juga akan hadir di Air Naga hingga ke Cakang di ujung Jembatan 6 Barelang.

“Ini jaraknya sekitar 6 kilo meter lagi dari instalasi terakhir kami, kami optimis awal 2021 tersambung hingga ke nol kilometer, atau ujung Jembatan 6 Barelang,” ujarnya.

Menurut Samsul, apa yang diniatkan dan diusahakan oleh bright PLN Batam ini tidak akan berjalan dengan maksimal tanpa ada dukungan dari masyarakat Batam.

“Kami mohon doa dan bantuannya, semoga semua saudara-saudara kita yang tinggal di pesisir Batam dapat menikmati listrik seperti yang bermukim di tengah kota,” harapnya.***