pelantar.id – Pemerintah Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau terus mendorong peningkatan perekonomian kaum perempuan khususnya ibu rumah tangga. Di antaranya dengan memaksimalkan keberadaan Desa Perempuan Maju Mandiri (Desa Prima).

Ada 4 desa di Karimun yang ditunjuk menjadi Desa Prima yakni, Desa Pongkar Kecamatan Tebing, Desa Pangke Kecamatan Meral Barat, Desa Pangke Barat Kecamatan Meral Barat dan Kelurahan Sungai Pasir Kecamatan Meral.

Eampat kepala desa di Desa Prima itu sudah dikumpulkan di kantor Dinas Pengendalian Penduduk, KB Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Karimun, Jumat (7/9). Mereka membahas potensi yang ada di desa masing-masing, untuk diangkat menjadi produk unggulan para kaum ibu di desa tersebut.

Kepala Sub Bidang PUG dan PP Disdalduk, KB PPPA Karimun, Khyusu Marina mengatakan, produk atau kerajinan tangan masyarakat di Desa Prima itu akan dikelola dengan lebih baik, mulai dari pembuatan, pengemasan, promosi hingga mencarikan pasar atau pelanggan. Desa Prima di Karimun dibentuk setahun lalu.

Baca Juga :   Dampak Pandemi, Maskapai Qantas PHK 6.000 Karyawan

“Desa Prima ini akan dikelola menjadi lebih baik lagi, dimaksimalkan. Kita semua saling berkoordinasi, bagaimana agar para ibu di Desa Prima ini punya penghasilan. Mereka yang mengerjakan, dan mereka yang menikmati hasilnya,” kata Marina.

Nantinya, para ibu di 4 desa tersebut akan mendapat pelatihan dan lainnya, termasuk instansi lain seperti Dinas Pariwisata. Keempat Desa Prima itu akan mengeskplorasi potensi wisata yang ada. Semua masyarakat akan diajak mencari solusi untuk mengembangkan potensi-potensi wisata tersebut, mulai dari sumber daya alam, kuliner maupun produk kerajinan lokal.

Marina mengatakan, program Desa Prima akan berkesinambungan. Pemerintah menggandeang menggandeng LSM Kaseh Puan, lembaga swadaya masyarakat yang selama ini konsen di bidang pemberdayaan perempuan di Karimun. Selain itu, juga melibatkan akademisi dari Universitas Karimun (UK).

“Anggaran setiap kegiatan dan usulan di Desa Prima bersumber dari masing-masing desa, jadi dari masyarakat untuk masyarakat. Intinya, Desa Prima ini untuk memotivasi kaum perempuan agar terlibat dalam pengelolaan dana desa, sehingga bisa bersama-sama meningkatkan perekonomian desa,” katanya.

Baca Juga :   Pemko dan PGN Kerja sama Percantik Batam Melalui Taman

Sedangkan untuk satu kelurahan yang tidak memiliki dana desa yakni Kelurahan Sungai Pasir Kecamatan Meral, menurut Marina, akan lebih difokuskan kepada pembinaan bagi kaum perempuan setempat yang sifatnya lebih untuk motivasi diri. Untuk kegiatan yang akan dilakukan, saat ini masih dalam pembahasan antara lurah dengan warga setempat.

Ilustrasi. Tanjak akan menjadi salah satu produk unggulan Kabupaten Karimun.

Untuk Desa Pangke, kegiatan lebih mengarah kepada kerajinan tangan bernuansa Melayu, yakni tanjak. Mereka sudah siap dengan tenaga ahli masyarakat setempat yang sudah pernah mengikuti pelatihan, sudah punya peralatan dan mesin jahit. Tapi belum mempunyai pasar tempat promosi produk.

Adapun Desa Pongkar, mengusulkan pembuatan kerajinan tangan berupa sendal hotel. Yang nantinya dapat dipasarkan di beberapa hotel yang ada di Karimun. Hanya saja belum ada contoh dan tenaga ahli yang dapat memberikan pelatihan bagi kaum ibu setempat.

Baca Juga :   BI Tertibkan Penukaran Valuta Asing tanpa Izin

Sedangkan bagi Desa Pangke Barat, sudah menyepakati akan membuat meuble berbahan kayu palet, yang bahan dasarnya bersumber dari PT Saipem. Bahan baku tersebut sudah disetujui managjemen perusahaan untuk disumbangkan kepada pihak desa setempat agar dapat dimanfaatkan. Sumbangan tersebut sudah dituangkan dalam bentuk draf kerja sama atau Momorandum of Understanding (MoU).

“Masyarakat kami sudah ciptakan perabot rumah berbahan kayu palet dari PT Saipem, hasilnya sangat bagus sekali dan punya nilai jual tinggi. Bahan baku pun tidak perlu beli, dapat bantuan dari PT Saipem. Hanya tenaga ahli yang belum ada, sementara ini yang buat meuble itu warga setempat yang punya keterampilan manual atau otodidak, tapi hasilnya cukup bagus,” kata Kades Pangke Barat, M Thamrin.

Reporter : Abdul Gani
Editor : Yuri B Trisna