pelantar.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri ikut serta mengawasi proses perekrutan pegawai non-PNS di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Raja Ahmad Tabib yang dibuka akhir Mei lalu. Perekrutan pegawai tersebut merupakan kewenangan penuh manajemen RSUP Kepri.

“Seluruhnya memang menjadi kewenangan RSUP Raja Ahmad Tabib, mulai dari proses perekrutan hingga penggajian para pegawai non-PNS tersebut. Namun kami siap membantu mengawasi jalannya perekrutan itu,” kata Kepala Dinkes Kepri, Tjetjep Yudayana di Tanjungpinang, beberapa waktu lalu.

Tjetjep memastikan, pihaknya akan mengawasi dan mengawal proses perekrutan tersebut agar berjalan baik.

“Dukungan ini diberikan agar dari penerimaan ini dapat meningkatkan kinerja dan pelayanan kesehatan di RSUP Raja Ahmad Tabib sebagai rumah sakit pemerintah kepada seluruh masyarakat Kepri,” katanya.

Baca Juga :   Honorer Pemprov Kepri Bawa Sabu 4 Kg ke Jambi

Seperti diketahui, RSUP Kepri membuka penerimaan pegawai non-PNS di lingkungan rumah sakit plat merah itu untuk mengisi kekosongan pegawai di beberapa bagian. Pengumuman dari panitia penerimaan pegawai, yang dibutuhkan di antaranya, S1 Keperawatan, D3 Keperawatan, Penata Anastesi, Perawat Rehabilitasi Medik, dan Ahli Gizi.

Kemudian, Asisten Apoteker,Radiografer, Analis Kesehatan, Administrator Kesehatan, Admin Ruang Rawat Inap, Sanitarian, Elektromedik, Administrator Farmasi, Petugas Pendaftaran, Kasir, Juru Masak, Programer, Pekarya dan Sekuriti.

Penulis : Albar
Editor : Yuri B Trisna