pelantar.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam mulai menerapkan pemberian sanksi kepada pengendara yang memarkirkan kendaraannya sembarangan. Sanksi itu diatur dalam Perda Parkir Nomor 3 Tahun 2018 yang diberlakukan mulai Oktober ini.

Kepala Bidang Lalulintas Dishub Kota Batam, Edward Purba mengatakan, untuk pengendara yang melanggar peraturan akan diberikan sanksi tegas. Sebelumnya, sosialisasi tentang Perda Nomor 3 tersebut sudah dilaksanakan. Sanksi utuk kendaraan roda 4 yang parkir sembarangan adalah denda Rp500 ribu, dan Rp175 ribu untuk kendaraan roda 2.

“Untuk pengendara yang kendaraannya kami amankan bisa langsung mendatangi kantor untuk pembayaran sanksi karena setiap 24 jam sanksi akan bertambah, untuk mobil ditambah Rp200 ribu dan motor Rp75 ribu,” katanya, Senin (1/10).

Baca Juga :   Glory Melur, Wisata Pantai Bergaya Resort di Barelang

Baca Juga : Mulai 1 Oktober, Parkir Sembarangan Didenda Rp500 Ribu

Edward mengatakan, sejak diterapkan hari ini, pihaknya sudah menjaring 12 kendaraan roda 2 yang parkir sembarangan di kawasan Batam Centre. Dishub Batam akan terus melakukan penyisiran di beberapa titik yang telah ditentukan sesuai Perda Nomor 3/2018 itu.

Edward pun mengimbau agar masyarakat tak memarkirkan kendaraannya sembarangan karena akan langsung ditindak oleh petugas. Penerapan aturan ini sebagai upaya pemerintah mengembalikan trotoar dan taman kembali ke fungsinya.

Reporter : Fathurrohim
Editor : Yuri B Trisna