pelantar.id – Jajaran Polresta Barelang menangkap Doz Promiza, penjual jasa gay di Kota Batam di salah satu hotel di Kawasan Batuampar, Batam, Kepulauan Riau, Senin (22/10). Saat ditangkap, Doz sedang bersiap menunggu tamu yang sudah memesan jasanya.

Kapolres Barelang, Kombes Pol Hengki mengatakan, penangkapan terhadap Doz dilakukan oleh Tim Cyber Patrol Satreskrim Polresta Barelang. Selama ini, polisi sudah mengincar pria yang sering menjual jasa melayani pria penyuka sesama jenis melalui media sosial tersebut.

Begitu mendapat informasi bahwa Fox akan melayani tamunya di hotel tersebut, polisi langsung melakukan pengintaian. Setelah memastikan informasi itu benar, polisi pun mendatangi hotel dan memaksa masuk ke kamar yang sudah dibooking Doz.

Baca Juga :   Honda Jazz Club Wilayah Batam Pilih Koordinator Baru

Hengki mengatakan, saat pintu dibuka dan petugas masuk ke kamar, terlihat Doz berada di atas tempat tidur, dan dalam keadaan nyaris telanjang.

“Dia sedang menunggu pelanggannya,” kata Hengki.

Sepak terjang Doz di dunia prostitusi pria penyuka sesama jenis banyak dilakukan di media sosial yakni Twitter dan Facebook. Ia tercatat sebagai pemilik akun Gay Batam dan akun Panti Pijat Pria Batam.

Baca Juga :

Kepada petugas, Doz mengaku memasang tarif mulai Rp500 ribu sampai Rp1,5 juta untuk layanan pijat khusus gay. Doz sudah menjalani profesi sebagai pemuas nafsu pria gay itu sejak setahun belakangan.

Baca Juga :   BI Dorong UMKM Kepri Masuk Pasar Internasional

“Pelanggannya dari dalam dan luar negeri,” kata Hengki.

Sebelum di Batam, Doz menjalankan aksinya di Jakarta dan Bali. Ia tertarik menjajal Batam karena mendapat informasi banyak turis asing yang juga mencari layanan seksual di Batam. Selain itu, persaingan usaha jasa gay juga belum seketat Jakarta dan Bali.

Doz saat ini sudah diamankan di Mapolresta Barelang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Ia dijerat Undang-Undang Pornografi dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

Menurut Hengki, pihaknya akan terus mengintai akun-akun media sosial yang menjual jasa layanan pemuas nafsu di Batam. Pantauan Tim Cyber Polresta Barelang, saat ini terdapat puluhan akun yang menawarkan jasa servis pijat dan lainnya khusus pria penyuka sesama jenis.

Baca Juga :   549.792 Warga Batam Sudah Divaksinasi Covid-19

 

 

Reporter : Fathurrohim
Editor : Yuri B Trisna