Pelantar.id – Layanan Facebook semakin komplit. Untuk mempermudah pengguna menyampaikan aspirasinya, dalam waktu dekat Facebook akan meluncurkan fitur petisi yang disebut Community Actions, seperti yang dikutip dari lapor TechCrunch.

Fitur ini dapat digunakan pengguna untuk memberitahukan petisi kepada pemerintah lokal maupun pemerintah nasional. Direncanakan fitur ini pertama kali akan diluncurkan pada hari Senin, 21 Januari di Amerika Serikat.

Fitur ini memungkan pengguna untuk membuat petisi. Anda juga bisa menandai badan pemerintah terkait, dan mengajak teman-teman mereka untuk mendukung mereka mencapai tujuan mereka.

Pengguna dapat menambahkan judul, deskripsi, dan gambar ke aksi Komunitas mereka. Fitur ini akan membantu untuk menviralkan aksi komunitas dengan ketersediaan tombol dukungan.

Baca Juga :   Mengapa BTS Mampu Dobrak Pasar Amerika?

Facebook sengaja mencoba memberikan layanan ini untuk dengan fokus petisi pada pemerintah. Namun tidak akan segera mengganti petisi yang menggunakan Changer.org.

Melalui petisi juga bisa membuat berbagai acara seperti penggalangan dana. Facebook berharap mereka akan bisa menyediakan tempat bagi para penggunanya untuk mengembangkan komunitas mereka.

Selain fitur ini, Facebook telah meluncurkan beberapa fitur yang mendorong para penggunanya untuk aktif di komunitas. Misalnya, fitur Town Hall, yang memudahkan akses pengguna ke pemerintah lokal.

Facebook menjelaskan fitur barunya ini sebagai cara bagi netizen untuk mendorong terciptanya perubahan di komunitas mereka bersama badan pemerintah. Namun, seperti yang disebutkan oleh TechCrunch, dalam beberapa tahun belakangan, terbukti bahwa pihak tak bertanggung jawab justru bisa menyalahgunakan fitur di Facebook untuk kepentingan mereka.

Baca Juga :   Pemerintah Matikan Internet di Papua

=================
sumber: metrotvnews

foto: techcruch