Barcelona mulai menata ulang proyek olahraga mereka setelah evaluasi besar yang dilakukan Hansi Flick pasca kegagalan di Liga Champions. Dari proses itu, klub disebut ingin segera membuka pembicaraan kontrak baru agar sang pelatih tetap memimpin tim dalam jangka panjang.
Langkah ini muncul karena manajemen menilai stabilitas di kursi pelatih sangat penting untuk menjaga arah pembangunan skuad. Flick masih terikat hingga 2027, tetapi Barcelona dikabarkan menargetkan perpanjangan sampai 2028, dengan peluang bertahan hingga musim panas 2029 jika target tertentu pada musim 2027-2028 bisa dipenuhi.
Flick dan arah baru Barcelona
Evaluasi yang dilakukan Flick menjadi titik awal dari banyak pembahasan internal di klub. Pelatih asal Jerman itu disebut telah meninjau ulang kebutuhan tim utama secara menyeluruh, sehingga Barcelona ingin menyesuaikan proyek olahraga mereka dengan hasil penilaian tersebut.
Presiden Barcelona Joan Laporta dikabarkan siap menggelar pembicaraan formal setelah musim ini selesai. Tujuannya adalah meresmikan kesepakatan verbal yang sebelumnya sudah tercapai, sehingga status Flick di klub menjadi lebih jelas untuk periode berikutnya.
Skuad berpotensi berubah cukup besar
Dari sisi pemain, hasil evaluasi itu memunculkan kemungkinan perombakan yang tidak kecil. Laporan MB menyebut Flick telah menyusun daftar pemain yang bisa dilepas setelah Barcelona tersingkir di perempat final Liga Champions dari Atletico Madrid.
Flick disebut menginginkan skuad yang lebih ramping dan lebih kompetitif. Dalam daftar tersebut, beberapa nama besar seperti Marc Casado, Robert Lewandowski, dan Andreas Christensen masuk kategori yang berpotensi pergi.
Nasib Marcus Rashford dan Joao Cancelo juga belum pasti. Keduanya masih bergantung pada hasil negosiasi Barcelona dengan klub pemilik masing-masing, sehingga keputusan akhir belum sepenuhnya berada di tangan manajemen Catalan.
Nama lain masih terbuka dalam proyek Flick
Barcelona juga belum mengunci semua pemain yang akan bertahan. Ferran Torres, Ronald Araujo, Frenkie de Jong, Alejandro Balde, dan Jules Kounde disebut masih berada dalam daftar yang statusnya bisa berubah tergantung tawaran yang masuk.
Situasi ini menunjukkan bahwa klub tidak hanya menimbang aspek teknis, tetapi juga ruang finansial yang dibutuhkan untuk membentuk tim yang sesuai dengan keinginan pelatih. Karena itu, restrukturisasi skuad diarahkan agar tidak mengganggu rencana jangka panjang klub.
Target transfer untuk menutup celah tim
Untuk menambah kedalaman, Barcelona sudah mengidentifikasi beberapa nama yang bisa masuk ke dalam proyek berikutnya. Klub ingin memperkuat lini belakang dan lini depan dengan membidik Alessandro Bastoni di posisi bek tengah serta Julian Alvarez atau Vedat Muriqi untuk sektor penyerang.
Kehadiran pemain baru itu diharapkan membantu Flick membangun tim yang lebih efisien. Jika proses melepas dan merekrut pemain berjalan sesuai rencana, Barcelona akan punya ruang untuk menyusun komposisi skuad yang lebih cocok dengan gaya main sang pelatih.
Stabilitas kontrak ikut terkait persaingan di La Liga
Rencana memperpanjang masa kerja Flick juga tidak bisa dilepaskan dari posisi Barcelona di liga domestik. Tim saat ini memimpin klasemen dengan 79 poin dan unggul 9 angka atas Real Madrid ketika kompetisi masih menyisakan tujuh pertandingan.
Kondisi itu membuat klub ingin menjaga ritme positif sekaligus menyiapkan fondasi untuk musim berikutnya. Di titik ini, pembahasan kontrak Flick bukan hanya soal satu pelatih, tetapi juga soal kesinambungan proyek Barcelona agar tetap kompetitif di level tertinggi.