Pelatar.id – Generasi milenial sebagai SDM yang berperan penting dalam promosi digital pariwisata. Terutama kehadirannya di media sosial untuk membuat destinasi wisata digital yang ada di seluruh Indonesia menjadi viral. Destinasi wisata ini tentunya juga merupakan favorit generasi milenial yang instagramable dengan fasilitas digital seperti free wifi dan lainnya.

Dikatakan Menpar Arief Yahya generasi ini dapat mendukung revolusi informasi digital pariwisata yang dikenal dengan Pariwisata 4.0. Pemerintah sendiri akan meningkatkan kualitas dari fasilitas pendukung sektor pariwisata ini.

Untuk memenuhi kebutuhan wisman akan pariwisata 4.0 yang berbasis digital ini, Kementrian Pariwisata Indonesia menghadirkan destinasi untuk The Flashpacker. Wisata ini memiliki tempat yang indah, mendukung untuk diabadikan, dan tersedia fasilitas yang memadai, seperti Canggu dan Ubud. Selain itu, bagi generasi milenial yang memiliki budget liburan terbatas bisa mencoba The Glampacker yang tidak kalah indahnya.

Menurut Arief Yahya, agar berhasil dalam penerapan sebuah teknologi membutuhkan kehadiran unsur kunci lainnya seperti sumber daya manusia (SDM) atau humanware, hubungan kerja atau kolaborasi, dan berbagai informasi yang membuat teknologi tersebut dapat bekerja dengan baik.

Indonesia kian mengalami perkembangan. Setelah sukses mendapatkan perhatian wisatawan mancanegara (wisman) sport tourism saat gelaran Asian Games 2018, kali Arief Yahya mengungkapkan Indonesia meraih prestasi dalam bidang pariwisata berbasis digital.

Terhitung angka wisman yang datang untuk berlibur dengan tetap bisa terhubung dengan dunia digital terbilang besar. Mereka didominasi oleh kaum muda atau generasi milenial yang menginginkan wisata nyaman dan bisa membagikannya melalui media sosial. Hal ini juga menjadi kesempatan promosi bagi pariwisata Indonesia.

Arief Yahya menjelaskan, revolusi teknologi informasi digital pada bidang pariwisata yang dikenal dengan Pariwisata 4.0 telah dan akan terus membawa perubahan yang signifikan dalam penyelenggaraan kepariwisataan. Perubahan ini tidak hanya menciptakan berbagai peluang, namun juga berbagai tantangan bagi pariwisata pada setiap pilar kepariwisataan Indonesia dalam mencapai tujuan yakni mensejahterakan masyarakat Indonesia,” kata Menpar Arief Yahya saat diwawancarai di Gedung Sapta Peson, pada Senin (18/9/2018).

Editor: Eliza Gusmeri
sumber: liputan6