Aplikasi Inbox Google

pelantar.id – Setelah memastikan menutup Google+ pada 2 April 2019, Google juga akan mematikan aplikasi Inbox di hari yang sama. Sebenarnya, perusahaan asal Mountain View, AS, itu sudah mengumumkan akan menutup aplikasi Inbox sejak 2018 lalu.

Dikutip dari GSM Arena, Kamis (21/3/19), penutupan aplikasi Inbox terungkap dari notifikasi yang muncul dari aplikasi email tersebut. Dalam aplikasi email yang dijanjikan lebih pintar tersebut, muncul notifikasi hitung mundur menuju tanggal kematiannya setiap aplikasi dibuka.

Notifikasi itu juga dilengkapi tautan untuk membuka aplikasi Gmail untuk memastikan agar pengguna Inbox tetap menggunakan produk buatan Google. Aplikasi Gmail sendiri kini sudah mendapat sejumlah fitur penting dari Inbox, seperti Smart Reply, Smart Compose, dan Follow-ups.

Baca Juga :   Selamat Tinggal Tombol 'Back' Android

Baru-baru ini, tampilan Gmail juga berubah menjadi lebih bersih dengan latar berwarna putih, yang membuatnya semakin mirip dengan Inbox. Hal ini membuat Inbox seperti menjadi sekadar tempat coba-coba bagi Google untuk menguji fitur sebelum akhirnya dihadirkan di Gmail.

Namun, bagi Anda yang memang menyukai Inbox, termasuk banyak fitur yang ada di dalamnya, harus sabar menunggu sampai Google memutuskan untuk membawa semua fitur itu ke Gmail.

*****

Sumber : Detik.com