Pelantar.id – Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad, mengatakan, Kota Batam dan Kabupaten Bintan sangat siap menerima kedatangan turis mancanegara.

Ia menjelaskan, untuk kegiatan vaksinasi, Bintan Resort sudah melaksanakan untuk seluruh karyawannya.

Termasuk masyarakat yang berada di sekitar Lagoi, meskipun radiusnya berjauhan.

“Yang benar-benar isolated itu adalah Bintan Resort. Nah, saya kira kalau nanti disetujui ketika ini menjadi pilot project dan sukses, maka mungkin beberapa waktu kemudian kita juga membuka Nongsa Sensation,” ujarnya, saat Rapat Koordinasi dengan pembahasan klasifikasi dan klarifikasi Kedatangan Penumpang Warga Negara Asing (WNA) di Kepulauan Riau secara virtual yang dipimpin Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Sabtu (9/10/2021).

Baca Juga :   Waspadai Peredaran Uang Palsu Jelang Lebaran

Gubernur menjelaskan, selama ini sekitar 97 sampai 98 persen turis mancanegara datang ke Kepri pintu masuk satu-satunya melalui Singapura.

Khusus untuk kota Batam, lanjutnya, kondisi pariwisatanya, baik perhotelan maupun resortnya atau lapangan golf sudah mulai menggeliat karena banyak turis domestik yang berkunjung.

“Bintan Resort kondisinya sangat memprihatinkan sehingga ini perlu menjadi perhatian bagi kita semua,” paparnya.

Gubernur juga berharap kepada Menteri Perhubungan RI terkait Bandara di Batam dan Tanjung Pinang juga ditentukan dalam rakor tersebut jika ini akan dibuka dan dijadikan pilot project.

“Terkait Hang Nadim dan RHF, Kami akan melanjutkan komunikasi dan berkoordinasi kepada pihak luar atau ke negara lain yang sudah kita persiapkan baik itu Taiwan maupun beberapa wilayah Provinsi di Cina,” ujarnya.

Baca Juga :   Wali Kota Batam Minta Pengusaha Muda Memanfaatkan Hal Ini

Gubernur juga meminta rekomendasi-rekomendasi klaster negara-negara yang aman, dan akan mempersiapkan diri bersama Pemerintah Pusat.

“Kalau memang Bandara belum menjadi prioritas kita. Maka, Bintan Resort lah yang pertama kita persiapkan sungguh-sungguh,” pintanya.

Terkait Nongsa Sensation, Gubernur menjelaskan kawasan resort dan expert nya cukup banyak. Tetapi selama ini sudah melakukan perjalanan pulang pergi melalui pelabuhan Batam Center.

“Para turis selama ini masuk ke Nongsa lewat jalur PMI dan setiap hari masuk dari Singapura ke Batam mencapai 15 sampai 20 orang yang khusus Expatriate yang berada di kawasan industri, maupun kawasan wisata Nongsa Sensation,” terangnya.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumedi, mengatakan, terkait pilot project dibukanya kunjungan wisatawan mancanegara ditetapkan sebagai rekomendasi Kementerian Luar Negeri.

Baca Juga :   KPK: Kuota Rokok di Batam Tak Masuk Akal

“Untuk Bintan Resort saya pikir kita sepakat, bahwasanya Singapura berkenan atau tidak nantinya Dubes RI untuk Singapura lah untuk melakukan pembicaraan,” katanya.

Tentang kunjungan turis ke Tanjung Pinang dan Batam, Menhub menambahkan bahwa Wisatawan mancanegara itu diisolasi mandiri di suatu tempat atau sebuah hotel diperkenankan.

“Saya pikir Tanjung Pinang dan Batam analog dengan Bali, mustinya diperkenankan, jadi rekomendasi ini tolong dilaporkan ke Bapak Menko Marves,” kata Budi Karya.