Pelantar.id – Pasangan dari keluarga kerajaan Inggris Meghan Markle dan Pangeran Harry sedang menikmati masa bahagia. Pasalnya di usia Meghan yang ke 37 Ia akhirnya mengandung anak pertama. Saat ini Meghan telah mengandung selama 12 minggu.

Hamil diusia yang tidak muda seperti Meghan Markle memerlukan perhatian yang cukup ekstra. Perempuan yang hamil di atas 35 tahun memerlukan waktu istirahat yang cukup dan teratur.

Banyak yang beranggapan hamil di atas 30an memiliki resiko dan sebaliknya ada juga yang tetap merasa aman meskipun mendapatkan kehamilan pada usia tersebut.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari bagaimana para ibu hamil memperhatikan tip sehat selama menjalani proses kehamilan. Berikut ini dikutip dari detik.com, ada beberapa langkah perhatian pada ibu hamil di atas 30 tahun yang perlu dilakukan

Konsumsi vitamin
mengonsumsi vitamin pranatal setiap hari yang mengandung minimal 400 mikrogram asam folat. Konsumsi cukup asam folat tiap hari sebelum dan selama tiga bulan pertama kandungan, mencegah bayi lahir dengan cacat otak dan tulang punggung.

Konsumsi asam folat makin penting seiring peningkatan usia wanita, yang semakin berisiko melahirkan anak dengan kondisi cacat. Konsumsi asam folat lebih dari 1.000 mikrogram harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu.

Baca Juga :   Hantu Kehidupan yang Bernama Kesepian

Nilai Total Leucocyt Count (TLC) atau sel darah putih pada perempuan hamil biasanya meningkat daripada yang tidak sedang mengandung. Nilai TLC dan kontrol teratur memungkinkan perempuan menjaga kesehatannya dengan baik selama kehamilan. Pemeriksaan teratur mencegah diabates dan hipertensi gestasional yang mengancam kesehatan ibu dan janin.

Berkonsultasi dengan dokter

Selain ke dokter kandungan, ibu juga harus berkonsultasi pada dokter gigi untuk menekan risiko kelahiran prematur dan mencegah berat bayi lahir rendah (BBLR) kurang dari 2.500 gram.

Mengonsumsi beragam makanan menjamin kecukupan nutrisi bagi perempuan dan janin dalam kandungan. Ibu hamil sebaiknya mengonsumsi banyak sayur, buah, gandum, kacang-kacangan, daging tanpa lemak, dan produk berbasis susu rendah lemak. Saa hamil, perempuan harus makan dan minum sedikitnya empat produk berbahan susu serta asupan lain yang kaya kalsium.

Konsumsi asam folat

Kandungan kalsium menjaga kesehatan tulang dan gigi ibu selama janis dalam kandungan. Ibu jangan sampai lupa mengonsumsi asupan kaya asam folat misal sayuran berdaun hijau, hati, jeruk, dan kacang-kacangan.

Baca Juga :   Pemain James Bond, Olga Kurylenko Positif Terpapar Virus Corona

Kenaikan berat badan pada perempuan dengan indeks massa tubuh normal sebaiknya berkisar 11-16 kilogram selama kehamilan. Sementara kenaikan bobot tubuh pada perempuan yang mengalami overwight sebaiknya berkisar 7-11 kilogram, sedangkan bagi yang obesitas tidak boleh lebih dari 5-9 kilogram.

Kenaikan yang tidak terlalu besar menekan risiko kelahiran prematur dan pertumbuhan bayi yang lambat. Hal ini sekaligus mencegah terjadinya diabetes dan hipertensi gestasional pada ibu.

Olahraga teratur

Olahraga teratur membantu ibu tetap sehat, kuat, dan meredakan stres selama hamil. Ibu sebaiknya berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter untuk menentukan bentuk olahraga yang tepat, sekaligus jenis obat dan suplemen yang aman dikonsumsi.

Ibu juga harus berhenti merokok sebelum, selama, dan setelah hamil untuk mencegah preeklamsia serta BBLR (Berat Badan Lahir Rendah) yang berisiko terjadi pada perempuan yang hamil di usia lebih dari 35 tahun. Hal lain yang harus dilakukan ibu adalah tidak mengonsumsi alkohol untuk menekan risiko cacat fisik dan mental pada bayi yang baru lahir.

======
sumber: detik.com

foto: planetmama.com