pelantar.id – Harga sejumlah barang kebutuhan pokok di Pasar Baru Meral, Karimun mulai merangkak naik, seiring bulan Ramadan. Nur Aini, salah seorang pedagang bumbu di pasar tersebut mengatakan, harga barang telah mengalami kenaikan dari toke tempatnya biasa berbelanja. Padahal, pasokan barang menurut dia tergolong lancar saat ini.

Nur menyebut, harga cabai rawit misalnya yang saat ini sudah mencapai Rp45 ribu per kilogram. Sebelum memasuki Ramadan, harga cabai rawit hanya Rp38 ribu per kilogram. Kemudian cabe merah sudah mencapai Rp48 ribu per kilogram dan sebelumnya Rp38ribu per kilogram. Bawang impor asal India Rp15, naik Rp2.000 dari sebelumnya Rp13 ribu per kilogram.

Sementara, bawang merah asal Pulau Jawa dijual Rp36 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya Rp32 ribu per kilogram. Sementara, harga sayuran saat ini masih terbilang normal dan tidak ada kenaikan. Sedangkan daging ayam saat ini mencapai Rp38 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya Rp32.000 per kilogram. Untuk telur ayam masing-masing toko menjual harga bervariasi, ada yang Rp42.000 per papan sampai Rp45.000 per papan, dari harga sebelumnya Rp41.000 per papan.

Baca Juga :   Usulan Sandi Agar Bali Kembangkan Wisata Halal Ditolak

“Beberapa bumbu dapur lainnya ada yang naik dan ada juga yang turun. Seperti bawang putih saat ini Rp30.000 per kilogram, padahal sebelumnya Rp38.000. Cuma satu jenis ini saja yang turun, yang lain kalau tidak tetap ya naik,” jelas Nur Aini, Sabtu (19/5).

Nur Aini mengaku saat ini mengalami jumlah pembeli mengalami penurunan, yang disebabkan karena kenaikan harga. Dia memastikan harga kebutuhan pokok masih akan terus naik menjelang masuknya hari raya Idul Fitri.

Sementara, salah soerang ibu rumah tangga yang membeli kebutuhan pokok di Pasar Baru Meral mengaku mengeluh akan kenaikan harga diawal ramadhan ini.

“Seperti sudah jadi tradisi, setiap puasa pasti harga naik. Ya mau tak mau belinya sedikit-sedikit atau ngirit,” jelas Wati.(gan)

Baca Juga :   Sektor Swasta Korupsi, Negara Sulit Berkembang