Di segmen motor laki 150 cc, Honda CB150 Verza tetap punya tempat yang kuat karena menawarkan paket yang sederhana tetapi efisien. Banderolnya masih berada di level Rp 24 jutaan, sementara konsumsi BBM-nya tercatat irit untuk kebutuhan harian.
Honda memasang CB150 Verza dalam dua varian pada Mei 2026. Varian Spoke Wheel atau pelek jari-jari dijual Rp 24,21 juta OTR, sedangkan Cast Wheel atau pelek palang dibanderol Rp 24,84 juta OTR.
Skema kreditnya juga dibuat cukup ringan untuk kelas motor sport 150 cc. Uang muka disebut mulai Rp 2,5 juta hingga Rp 2,8 juta, dengan cicilan sekitar Rp 1,06 juta sampai Rp 1,1 juta per bulan selama 35 bulan.
Andalan utama ada di efisiensi
Yang membuat CB150 Verza tetap relevan bukan hanya harga. Motor ini juga dikenal irit, dengan konsumsi BBM di kisaran 43,6 km/liter hingga 46,3 km/liter.
Angka itu membuat Verza menarik bagi pembeli yang menghitung biaya pakai secara detail. Untuk penggunaan rutin maupun operasional, efisiensi seperti ini memberi keuntungan yang terasa dalam jangka panjang.
Mesin sederhana, karakter mudah didekati
CB150 Verza memakai mesin 149,2 cc, SOHC, pendingin udara, dan injeksi PGM-FI. Tenaganya tercatat 12,86 dk pada 8.500 rpm, sedangkan torsinya 12,73 Nm pada 6.000 rpm.
Bobot motor ini 129 kg dan tinggi joknya 773 mm. Kombinasi tersebut membuatnya relatif ramah dipakai harian dan tidak terlalu merepotkan di berbagai kondisi jalan.
Di sektor pengereman, Verza memakai cakram di depan dan tromol di belakang. Pilihan warnanya tersedia dalam Bold Red, Macho Black, dan Masculine Black.
Sederhana, tapi justru fleksibel
Desain CB150 Verza dikenal simpel dan maskulin. Karakter itu membuat motor ini cocok dipertahankan dalam kondisi standar, atau diubah ke arah Japstyle maupun Scrambler.
Daya tarik lain ada pada kemudahan perawatan. Spare part disebut melimpah dan biaya servis tergolong rendah, sehingga motor ini dinilai pas untuk penggunaan jangka panjang.
Pendekatan seperti ini memang berbeda dari motor yang mengejar banyak fitur. Banyak pembeli justru lebih memilih motor yang mudah dirawat dan biaya kepemilikannya tidak memberatkan.
Masih kompetitif di kelasnya
Di kelas motor sport 150 cc, CB150 Verza bersaing dengan Yamaha Vixion dan Benelli TNT 135. Namun, posisinya jelas mengandalkan value, bukan tenaga paling besar atau fitur paling lengkap.
Yamaha Vixion berada di kisaran Rp 28 juta sampai Rp 30 juta OTR. Tenaganya 15 dk, konsumsi BBM sekitar 40 km/l, dan keunggulannya ada pada desain yang lebih sporty serta fitur yang lebih modern.
Benelli TNT 135 dipasarkan sekitar Rp 32 juta OTR. Motor ini memiliki tenaga 13 dk, konsumsi BBM sekitar 38 km/l, dan daya tarik desain yang lebih unik serta dekat ke motor hobi.
Dibanding dua model itu, CB150 Verza memang bukan yang paling modern. Namun, harga OTR Rp 24,21 juta sampai Rp 24,84 juta, konsumsi BBM hingga 46,3 km/liter, dan biaya kepemilikan yang ringan tetap membuatnya sulit digeser.
Ada kompromi yang perlu dipahami
Meski kuat di sisi efisiensi dan nilai guna, CB150 Verza tetap punya batasan. Fitur modernnya masih minim, lampu LED belum tersedia, dan rem belakangnya masih tromol.
Panel instrumennya juga disebut digital sederhana dan belum selengkap motor sport premium. Karena itu, Verza paling cocok untuk pembeli yang memprioritaskan fungsi dasar, efisiensi, dan biaya operasional daripada tampilan futuristis atau fitur yang lebih lengkap.